Demo Tutup Jalan Nasional, Massa Desak Direksi PT Garam Sampang Temui Mereka

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Aliansi Masyarakat dan Pemuda Sampang (AMPAS) bersama sejumlah elemen massa di depan Kantor PT Garam. @by_News9.id

FOTO: Aliansi Masyarakat dan Pemuda Sampang (AMPAS) bersama sejumlah elemen massa di depan Kantor PT Garam. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Sebuah aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat dan Pemuda Sampang (AMPAS) bersama sejumlah elemen massa di depan Kantor PT Garam, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, pada Senin (27/7), menyebabkan ruas Jalan Nasional Sampang–Pamekasan tersendat.

Massa menutup separuh badan jalan, memaksa kendaraan dari dua arah melintas secara bergantian dengan sistem satu arah.

Aksi yang berlangsung sejak pagi itu dikawal ketat aparat kepolisian. Puluhan personel disiagakan di sekitar lokasi bukan hanya untuk mengamankan jalannya demonstrasi, tetapi juga mengurai kepadatan lalu lintas agar kemacetan tidak meluas ke titik-titik lain di jalur utama Madura tersebut.

Inti tuntutan massa terbilang tunggal namun tegas, mereka mendesak jajaran direksi PT Garam keluar dari kantor dan berdialog langsung di hadapan demonstran.

“Kami meminta direksi PT Garam segera keluar menemui massa. Jangan biarkan aksi ini terus mengganggu aktivitas masyarakat karena tidak ada yang mau berdialog,” teriak Agus, salah seorang orator, di atas panggung darurat.

Suhu mulai meninggi ketika massa berulang kali meneriakkan kata-kata “Keluar… keluar… keluar… jangan jadi pengecut!” sebagai bentuk tekanan psikologis kepada manajemen perusahaan pelat merah tersebut.

Baca Juga:  SLGAP Bersama Kementerian Pertanian Dirjen Holtikultura dan FAO

Namun, di tengah ketegangan, koordinator lapangan AMPAS justru muncul sebagai peredam. Dalam orasinya, ia berulang kali mengingatkan peserta agar tidak terpancing emosi dan tetap membedakan aparat kepolisian dengan pihak manajemen.

“Polisi itu kawan kita, Pak. Jangan adu domba kami dengan kepolisian. Yang kami minta hanya direksi PT Garam segera dihadirkan agar tidak terjadi bentrokan,” tegasnya, yang langsung disambut sorakan massa yang tetap bertahan di gerbang perusahaan.

Di sisi pengamanan, Kapolres Sampang AKBP Hartono secara langsung memimpin pengawalan aksi.

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Sampang itu menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga situasi agar tetap kondusif.

Baca Juga:  Video Asusila Siswi MTs Negeri Sumenep Viral

Barikade personel dibentuk di depan pintu masuk perusahaan untuk mengantisipasi potensi massa menerobos area internal PT Garam.

Sementara itu, petugas lalu lintas terus mengatur kendaraan yang melintas di Jalan Nasional dengan sistem buka-tutup.

Meski sempat terjadi antrean kendaraan, situasi lalu lintas masih terkendali. Namun, hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di lokasi dan menolak membubarkan diri sebelum ada perwakilan direksi yang bersedia menemui mereka secara terbuka. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Sup

Editor : Seno CS

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Janji Nikah Tak Kunjung Terwujud, RW Laporkan Oknum Guru Agama ke BKD Magetan
Penantian Enam Tahun di Atas Janji Pernikahan Berujung Kekecewaan Menuntut Keadilan 
Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri
Ucapan Kanit Reskrim Polsek Masalembu, Diduga Rendahkan Profesi Jurnalis
Motor Pembawa BBM Meledak Usai Tabrakan di Palengaan
Rusak Belasan Tahun Jalan Kabupaten Desa Kedasih sering menelan Korban
Korban Tenggelam Mengapung 400 Meter dari Pelabuhan Aenganyar
Penumpang Bongkar Dugaan Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Janji Nikah Tak Kunjung Terwujud, RW Laporkan Oknum Guru Agama ke BKD Magetan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Penantian Enam Tahun di Atas Janji Pernikahan Berujung Kekecewaan Menuntut Keadilan 

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Ucapan Kanit Reskrim Polsek Masalembu, Diduga Rendahkan Profesi Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Motor Pembawa BBM Meledak Usai Tabrakan di Palengaan

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB