Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Perubahan Desil

- Redaktur

Jumat, 4 September 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ludianto, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, @by_News9.id

FOTO: Ludianto, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Polemik perubahan desil masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumenep mendapat perhatian serius dari Pemuda Muhammadiyah.

Organisasi kepemudaan tersebut menegaskan akan terus mengawal persoalan perubahan data sosial ekonomi masyarakat yang dinilai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ludianto, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, menegaskan bahwa persoalan desil tidak boleh dipandang sebatas perubahan angka dalam sistem.

Di balik data tersebut terdapat hak dan masa depan masyarakat, khususnya warga yang berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu.

“Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep akan terus mengawal persoalan perubahan desil di beberapa kecamatan. Kami ingin memastikan bahwa data masyarakat miskin benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan dan tidak ada masyarakat yang dirugikan akibat pendataan yang tidak akurat,” tegas Ludianto.

Menurutnya, BPS dan Pemkab Sumenep, termasuk pemerintah di tingkat desa, harus memastikan proses pendataan, verifikasi, dan validasi dilakukan secara objektif serta dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  PKDI Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan Polresta Sumenep

Ia juga mengingatkan agar persoalan politik di tingkat desa tidak sampai memengaruhi objektivitas pendataan masyarakat miskin.

“Jangan sampai karena politik desa, rakyat miskin menjadi korban carut-marut pendataan. Status sosial ekonomi seseorang harus ditentukan berdasarkan kondisi nyata, bukan karena kedekatan, pilihan politik, ataupun kepentingan kelompok,” ujarnya.

Ludianto meminta pemerintah membuka ruang bagi masyarakat yang merasa terjadi ketidaksesuaian data.

Baca Juga:  Polresta Banyuwangi Pemeriksa Keselamatan Terpadu di Pelabuhan Ketapang

Warga harus diberikan kesempatan untuk melakukan klarifikasi dan mengajukan verifikasi ulang apabila perubahan desil tidak sesuai dengan kondisi ekonominya.

“Kami tidak menolak pembaruan data. Yang kami tuntut adalah akurasi dan transparansi. Kalau datanya benar, tentu tidak ada alasan untuk takut diverifikasi. Tetapi kalau ada kesalahan, pemerintah harus berani memperbaikinya,” tegasnya.

Ia menilai pembenahan data kemiskinan harus dilakukan secara serius karena kesalahan data dapat berdampak langsung terhadap ketepatan sasaran program perlindungan sosial.

Pemuda Muhammadiyah Sumenep, lanjut Ludianto, akan terus melakukan pengawalan dan menyerap aspirasi masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami persoalan terkait perubahan desil.

“Kami akan terus mengawal. Kalau ditemukan persoalan di lapangan, kami akan menyampaikan dan mendorong agar dilakukan verifikasi serta perbaikan. Jangan sampai masyarakat miskin menjadi korban dari data yang tidak akurat,” katanya.

Menurutnya, pengawalan tersebut merupakan bagian dari fungsi sosial Pemuda Muhammadiyah untuk memastikan kebijakan publik benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“Data kemiskinan bukan alat politik dan bukan sekadar angka statistik. Data harus menjadi dasar menghadirkan keadilan. Karena itu, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep akan terus mengawal carut-marut perubahan desil di sejumlah kecamatan sampai persoalan ini mendapatkan kejelasan dan solusi yang berpihak kepada masyarakat,” pungkas Ludianto. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Khairil

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum LKS Kabupaten Madiun Bahas Penguatan Legalitas dan Perizinan LKSA
Anniversary Kedua Pushbike Trunojoyo Sampang Tandai Pergantian Ketua
PKN Bentuk Satgas Awasi Program MBG Nasional
Ribuan Warga Padati Karnaval Genteng, 15 Grup Pawai Budaya Nusantara Meriahkan HUT RI ke-81
Satlantas Polresta Sumenep Buka Layanan SIM, STNK hingga BPKB di MCF
10 Tahun Berubah Drastis, Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Sumenep
Dari Panggung Seni hingga UMKM, MCF #4 Resmi Digelar di Sumenep
JMSI Sumenep Tanam 1.500 Mangrove di Kawasan Spot Pancing Pantai Matahari
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:07 WIB

Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Perubahan Desil

Kamis, 3 September 2026 - 14:01 WIB

Forum LKS Kabupaten Madiun Bahas Penguatan Legalitas dan Perizinan LKSA

Rabu, 2 September 2026 - 18:33 WIB

Anniversary Kedua Pushbike Trunojoyo Sampang Tandai Pergantian Ketua

Rabu, 2 September 2026 - 09:43 WIB

PKN Bentuk Satgas Awasi Program MBG Nasional

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Ribuan Warga Padati Karnaval Genteng, 15 Grup Pawai Budaya Nusantara Meriahkan HUT RI ke-81

Berita Terbaru

FOTO: Ludianto, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, @by_News9.id

DAERAH

Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Perubahan Desil

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:07 WIB

FOTO: Personel Satresnarkoba Polresta Sumenep saat mengamankan barang bukti. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 102 Botol Miras

Kamis, 3 Sep 2026 - 10:06 WIB