Alex Marquez Betah di Gresini, Ducati Lenovo Masih Abu-Abu

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Rider Gresini Ducati (73) asal Spanyol, Alex Marquez, @by_News9.id/MotoGP

FOTO: Rider Gresini Ducati (73) asal Spanyol, Alex Marquez, @by_News9.id/MotoGP

NEWS9SPORT – Alex Marquez memilih meredam spekulasi besar yang mulai menghangat di paddock MotoGP.

Adik kandung Marc Marquez itu menegaskan kenyamanannya bersama BK8 Gresini Racing, sekaligus enggan memperkeruh masa depan Francesco “Pecco” Bagnaia di Ducati Lenovo Team menjelang MotoGP 2027.

Nama Alex Marquez memang mulai masuk radar tim pabrikan Ducati sejak pertengahan musim 2025.

Performanya yang konsisten membuatnya menjadi pesaing terdekat Marc Marquez dalam perburuan gelar dunia, hingga akhirnya menutup musim sebagai runner-up klasemen akhir prestasi terbaik pembalap Gresini sejak Marco Melandri di MotoGP 2005.

Status tersebut secara otomatis menempatkan Alex sebagai kandidat kuat “lulusan Gresini” berikutnya menuju Ducati Lenovo Team, mengikuti jejak Enea Bastianini dan Marc Marquez.

Baca Juga:  Start Posisi Enam, Pembalap Indonesia Tebar Ancaman di Moto3 Prancis 2026

Namun, pembalap Spanyol berusia 29 tahun itu belum menunjukkan ambisi terbuka ke arah tersebut.

Dalam wawancaranya dengan MOWMag, Alex mengaku masih betah berada di lingkungan Gresini.

“Kita lihat saja nanti. Saya sangat bahagia di Gresini. Memang semua pembalap punya keinginan membela tim pabrikan, tapi atmosfer di sini sulit ditemukan di tempat lain,” ujar Alex.

Situasi Alex pada MotoGP 2026 pun dinilai ideal. Meski tetap bersama Gresini, ia akan mendapat Ducati Desmosedici GP26, motor dengan spesifikasi pabrikan terbaru.

“Saya tidak tahu apakah saya cukup beruntung bisa memilih masa depan. Tapi saya punya peluang luar biasa mendapat motor pabrikan bersama Gresini. Mari kita lihat apa yang terjadi di 2026,” lanjutnya.

“Saya akan mendapat komponen baru untuk dikembangkan. Status saya akan seperti pembalap pabrikan,” tegas Alex.

Pernyataan itu secara tidak langsung membuka jalan bagi Pecco Bagnaia untuk bertahan di Ducati Lenovo Team pada MotoGP 2027.

Baca Juga:  Acosta Menggila di Catalunya, Bagnaia dan Martin Terlempar dari 10 Besar

Dengan Alex memilih menahan diri, tekanan internal di Ducati untuk melakukan perombakan besar menjadi berkurang.

MotoGP 2026 akan menjadi musim krusial bagi Bagnaia. Performa pembalap asal Turin itu akan menentukan apakah Ducati memberikan perpanjangan kontrak atau justru membuka opsi lain.

Musim 2025 menjadi periode pahit bagi juara dunia MotoGP 2022–2023 tersebut.

Bagnaia gagal mempertahankan performa terbaiknya dan harus menyaksikan rekan setimnya, Marc Marquez, mendominasi kejuaraan dengan motor yang sama.

Meski masih sempat meraih kemenangan dan podium, Bagnaia kerap kesulitan menemukan feeling terbaik dengan Desmosedici.

Baca Juga:  Garuda Muda Disambut Meriah di Doha, Siap Tempur di Piala Dunia U-17 2025

Inkonsistensi itu membuat posisinya di klasemen akhir melorot hingga peringkat kelima, setelah sempat bertahan di tiga besar.

Di tengah situasi tersebut, masa depan Pecco pun menjadi bahan spekulasi. Bursa transfer MotoGP 2027 dipastikan terbuka lebar, dengan banyak kontrak pembalap papan atas yang berakhir termasuk Bagnaia.

Secara realistis, peluang hengkang dari Ducati memang ada. Jika itu terjadi, VR46 Racing Team milik Valentino Rossi disebut-sebut menjadi pelabuhan paling masuk akal.

Minim tekanan di tim satelit diyakini bisa membantu Bagnaia mengembalikan kepercayaan dirinya.

Namun melihat perkembangan Ducati yang semakin dominan, pabrikan Borgo Panigale diprediksi tidak akan melepas Pecco begitu saja, setidaknya hingga MotoGP 2027 benar-benar menjadi garis akhir kontraknya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Comeback Dramatis! Tertinggal 0–2, Tim Putri Arya Wiraraja Unija Lolos ke Final PBVSI Cup
Klub Lumajang Menang Telak Lawan Probolinggo di Ajang Turnamen Sepak Bola PKDI CUP ll 2026
Tak Lazim, Pemain Yunior Jadi Kapten Tim Putri Arya Wiraraja Unija Hingga Lolos ke Semifinal PBVSI Cup I 2026
Regenerasi Berjalan Sempurna, Tim Muda Unija Lolos ke 16 Besar PBVSI Cup 2026
Semarak HUT ke-73, PSHW Sumenep Gelar Festival Sepak Bola U-10
PSBS Resmi Dibentuk, Camat Sapeken Optimistis Lahirkan Talenta Sepak Bola Kepulauan
Veda Ega Optimistis Bersinar di Paruh Kedua Moto3 2026
UNIJA Buktikan Pembinaan Atlet Tak Harus dari Fakultas Olahraga: Melahirkan Bintang, Menguatkan Sumenep
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Comeback Dramatis! Tertinggal 0–2, Tim Putri Arya Wiraraja Unija Lolos ke Final PBVSI Cup

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Klub Lumajang Menang Telak Lawan Probolinggo di Ajang Turnamen Sepak Bola PKDI CUP ll 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Tak Lazim, Pemain Yunior Jadi Kapten Tim Putri Arya Wiraraja Unija Hingga Lolos ke Semifinal PBVSI Cup I 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Regenerasi Berjalan Sempurna, Tim Muda Unija Lolos ke 16 Besar PBVSI Cup 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:51 WIB

Semarak HUT ke-73, PSHW Sumenep Gelar Festival Sepak Bola U-10

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB