Warning: opendir(/home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/mu-plugins): Failed to open directory: Permission denied in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-includes/load.php on line 981
Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Jalan Desa Lobuk - News 9
BeritaPeristiwa

Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Jalan Desa Lobuk

19
×

Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Jalan Desa Lobuk

Sebarkan artikel ini
Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Jalan Desa Lobuk
FOTO: Warga saat menemukan seorang petani lanjut usia meninggal dunia di jalan desa. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Seorang petani lanjut usia ditemukan meninggal dunia di jalan desa yang berada di Dusun Kopao, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban diketahui bernama SA’OM (80), warga Dusun Aeng Nyior, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito, S.H., M.H. menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat berangkat menuju ladangnya usai melaksanakan salat Ashar untuk mengambil kayu.

Dalam perjalanan, korban bertemu dengan seorang warga bernama Akwar yang mengajaknya singgah ke rumahnya.

Namun, korban mengaku sedang terburu-buru sehingga tetap melanjutkan perjalanan menuju ladang.

Tidak lama berselang, seorang warga bernama Mujahriyanto yang sedang mencari rumput melihat seorang pria tergeletak di jalan aspal di samping sepeda motornya.

Karena tidak mengenali identitas korban, saksi kemudian memanggil Sudirman untuk memastikan orang tersebut.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa pria yang terbaring di pinggir jalan tersebut adalah SA’OM.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Lobuk yang selanjutnya meneruskan informasi kepada Polsek Bluto dan pihak Puskesmas setempat.

Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian bersama tenaga kesehatan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan awal.

Korban kemudian dievakuasi oleh petugas bersama warga ke rumah saudara kandungnya, Rusniah.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma atau sesak napas yang telah lama dideritanya.

Kapolsek Bluto bersama anggotanya juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab meninggalnya korban.

Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan meyakini korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

Keluarga juga menolak dilakukan visum maupun autopsi terhadap jenazah dan telah membuat surat pernyataan resmi.

“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat sakit asma atau sesak napas. Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” ujar AKP Agus Sugito.

Hingga berita ini ditulis, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. ***

Tinggalkan Balasan

2