OLAHRAGA

UNIJA Buktikan Pembinaan Atlet Tak Harus dari Fakultas Olahraga: Melahirkan Bintang, Menguatkan Sumenep

4
×

UNIJA Buktikan Pembinaan Atlet Tak Harus dari Fakultas Olahraga: Melahirkan Bintang, Menguatkan Sumenep

Sebarkan artikel ini
UNIJA Buktikan Pembinaan Atlet Tak Harus dari Fakultas Olahraga: Melahirkan Bintang, Menguatkan Sumenep
FOTO: PBV Arya Wiraraja Universitas Wiraraja (Unija). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Di tengah anggapan bahwa pembinaan atlet berkualitas hanya dapat dilakukan oleh perguruan tinggi yang memiliki program studi olahraga, PBV Arya Wiraraja Universitas Wiraraja (Unija) justru membuktikan hal sebaliknya.

Meski tidak memiliki Program Studi Pendidikan Olahraga, Unija mampu menjelma menjadi salah satu pusat pembinaan bola voli paling produktif di Kabupaten Sumenep.

Selama bertahun-tahun, Unija konsisten melahirkan atlet-atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus panggung provinsi hingga nasional.

Yang lebih menarik, banyak di antara mereka berangkat sebagai pemain biasa, kemudian berkembang menjadi bintang yang diperhitungkan dan menjadi incaran berbagai klub pada setiap turnamen.

Pada generasi awal, nama Purnomo Aji (Ipung Maharaja) dan Baytul Hibbah (Bay Maharaja) menjadi ikon kejayaan Unija.

Keduanya sukses mempersembahkan medali pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional, termasuk Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS).

Popularitas mereka melambung hingga menjadi pemain yang selalu diperebutkan klub-klub peserta turnamen.

Di posisi setter, Unija juga dikenal sebagai “pabrik” pengatur serangan berkualitas. Nama Rafikur Amin (Ikut), Syaiful Bahri (Ipul), hingga Farhan Maharaja menjadi bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan tersebut.

Baca Juga:  Pemda Sumenep Menindas Pedagang Kecil di Pasar Minggu

Farhan bahkan tidak hanya sukses di bola voli indoor, tetapi juga berulang kali menyumbangkan medali bagi Universitas Wiraraja dan Kabupaten Sumenep di cabang voli pasir.

Regenerasi terus berjalan. Muncul nama Ilong Maharaja dan Dimas Maharaja, dua atlet yang hingga kini masih menjadi magnet publik bola voli Madura.

Ilong berkali-kali dinobatkan sebagai Best Player dalam berbagai turnamen, sedangkan Dimas konsisten mempersembahkan medali emas maupun perak bagi Unija dan Sumenep pada berbagai kejuaraan voli pasir.

Di sektor pertahanan, Unija juga berhasil melahirkan libero tangguh seperti Dani Maharaja, yang beberapa kali menyabet predikat libero terbaik.

Sementara di sektor putri, nama Mida mencuri perhatian setelah dinobatkan sebagai Libero Terbaik Bupati Cup 2026.

Keberhasilan tersebut tidak berhenti pada generasi yang sudah dikenal publik. Saat ini, Unija kembali menyiapkan gelombang baru atlet muda seperti Sofian, Verent, Awang, dan sejumlah pemain lainnya.

Baca Juga:  Jersey Persija Laku Keras Usai Juara Piala Presiden

Mereka mulai menunjukkan perkembangan yang sangat pesat melalui penampilan impresif di berbagai ajang, seperti Bhayangkara Cup III Kangean–Sapeken dan PBVSI Cup I di Protec Studium.

Keberhasilan pembinaan ini menjadi bukti bahwa kualitas atlet tidak semata-mata ditentukan oleh keberadaan program studi olahraga, tetapi oleh konsistensi pembinaan, budaya latihan yang kuat, pendampingan yang berkelanjutan, serta komitmen institusi dalam membangun karakter dan prestasi atlet.

Yang tidak kalah penting, PBV Arya Wiraraja Unija dikenal memiliki komitmen kuat mendukung kemajuan bola voli Kabupaten Sumenep.

Dalam setiap momentum pembinaan, Unija selalu membuka ruang bagi atlet-atlet terbaiknya untuk memperkuat kontingen Sumenep pada berbagai kejuaraan resmi.

Bagi Unija, prestasi Kabupaten Sumenep merupakan prioritas bersama. Kepentingan pembinaan daerah ditempatkan di atas kepentingan klub semata.

Semangat inilah yang membuat sinergi antara Universitas Wiraraja dan PBVSI Kabupaten Sumenep terus terjalin erat dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.

Wakil Ketua PBVSI Kabupaten Sumenep, Dr. Zein, menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan tidak boleh diukur dari siapa yang paling banyak mengumpulkan pemain berbakat, tetapi dari siapa yang paling banyak melahirkan pemain untuk mengharumkan nama daerah.

“Bagi kami, keberhasilan sesungguhnya adalah ketika atlet hasil pembinaan bisa memperkuat Kabupaten Sumenep dan mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan. Unija akan terus menjadi mitra strategis PBVSI Sumenep dalam mencetak generasi atlet baru. Kami lebih mengutamakan kemajuan bola voli Sumenep daripada kepentingan klub kami sendiri. Karena jika Sumenep maju, maka seluruh ekosistem bola voli di daerah ini juga akan maju bersama,” ujar Dr. Zein, Rabu (22/7/2026).

Dengan regenerasi yang terus berjalan dan sinergi yang semakin kuat bersama PBVSI Sumenep, PBV Arya Wiraraja Universitas Wiraraja kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung pembinaan atlet bola voli di Madura yang tidak hanya melahirkan pemain-pemain hebat, tetapi juga membangun masa depan prestasi bola voli Kabupaten Sumenep. (Khairil)