MADIUN, NEWS9 – Satu dekade perjalanan Caruban Care, sebuah gerakan sosial yang tumbuh dari kepedulian masyarakat terhadap sesama, diperingati melalui kegiatan tasyakuran yang berlangsung di Warung Tengah Sharing, Jalan Kalimantan Nomor 37, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., sejumlah tokoh masyarakat Caruban, serta jajaran pimpinan dan anggota Caruban Care.
Tasyakuran satu dekade tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan gerakan sosial yang selama ini berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai aksi kemanusiaan.
Ketua panitia penyelenggara, Agus Sudarmanto, menegaskan bahwa Caruban Care bukan merupakan yayasan maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Menurutnya, Caruban Care merupakan wadah masyarakat Caruban yang memiliki kepedulian dan komitmen untuk melakukan berbagai kegiatan positif serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama.
“Caruban Care ini bukan yayasan maupun LSM, tetapi sekumpulan masyarakat Caruban yang ingin berbuat baik dan berguna bagi masyarakat maupun sesama. Karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang berguna bagi sesama,” ujar Agus.
Selama satu dekade, Caruban Care telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, antara lain bedah rumah, pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, santunan, serta aksi kemanusiaan bagi warga yang terdampak bencana alam.
Kepedulian tersebut tidak hanya diarahkan kepada masyarakat di wilayah sekitar Caruban. Beberapa tahun lalu, Caruban Care juga turut menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pacitan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kepedulian sosial berdasarkan kebutuhan kemanusiaan, tanpa dibatasi oleh wilayah.
“Berbagai kegiatan sudah kami lakukan, mulai bedah rumah, memberikan bantuan kepada masyarakat, santunan, bahkan membantu masyarakat yang terkena bencana alam, seperti banjir di Kabupaten Pacitan beberapa tahun yang lalu,” lanjut Agus.
Dalam rangkaian tasyakuran satu dekade, Caruban Care juga menggelar santunan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut dilengkapi pengajian yang disampaikan Yai Jari sebagai bagian dari refleksi keagamaan sekaligus penguatan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi.
Semangat pemberdayaan juga tampak melalui aksi sederhana yang dilakukan panitia dengan memborong dagangan seorang penjual bakso untuk disajikan kepada para peserta kegiatan.
Selain membantu pelaku usaha kecil, langkah tersebut memperlihatkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui tindakan konkret dalam kehidupan sehari-hari.
Perjalanan selama sepuluh tahun menunjukkan bahwa gerakan sosial tidak selalu harus bertumpu pada struktur kelembagaan formal.
Kepedulian, solidaritas, kebersamaan, serta konsistensi untuk membantu sesama dapat menjadi modal sosial yang penting dalam membangun gerakan kemanusiaan berbasis masyarakat.
Sementara itu, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas satu dekade perjalanan Caruban Care.
Ia juga memberikan apresiasi atas berbagai kegiatan sosial yang telah dilakukan komunitas tersebut.
“Selamat dan sukses untuk Caruban Care yang sudah sepuluh tahun berjuang. Terima kasih dan apresiasi kepada Caruban Care yang telah mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati Madiun.
Menurutnya, momentum ulang tahun ke-10 tersebut hendaknya menjadi pijakan untuk meningkatkan kiprah sosial Caruban Care tetap guyub rukun sehingga keberadaannya semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga Caruban Care semakin maju, tetap guyub rukun, dan bermanfaat bagi semua. Di ulang tahun yang ke-10 ini, semoga kegiatan-kegiatannya bisa terus ditingkatkan lagi,” tambahnya.
Tasyakuran satu dekade tersebut pada akhirnya bukan sekadar seremoni peringatan perjalanan organisasi atau komunitas, melainkan menjadi ruang refleksi mengenai pentingnya mempertahankan solidaritas sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Dengan fondasi kepedulian yang telah dibangun selama sepuluh tahun, Caruban Care diharapkan mampu mempertahankan semangat gotong royong sekaligus memperluas kontribusinya.
Konsistensi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat menjadi ukuran penting agar gerakan sosial tersebut tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan kemanusiaan yang terus berkembang. ***
Penulis : GN
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









