SUMENEP, NEWS9 – Perbaikan Jalan Pelabuhan Batu Guluk–Pandeman di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah kini kondisinya jauh lebih baik dan membuat mobilitas warga menjadi lebih nyaman.
Jalan yang menghubungkan kawasan Pelabuhan Batu Guluk di Desa Bilis-Bilis dengan Pandeman tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat.
Selain menjadi jalur mobilitas warga, keberadaan jalan itu juga menunjang aktivitas ekonomi, termasuk distribusi barang dan hasil pertanian.
Salah seorang warga, Moh Sadiq, menyambut baik perbaikan ruas jalan tersebut.
Dia menilai perubahan kondisi jalan cukup signifikan dibandingkan sebelum mendapat penanganan.
“Sekarang jalannya sudah bagus dan mulus. Kami sebagai warga tentu senang karena perjalanan menjadi lebih nyaman dan tidak seperti dulu ketika kondisi jalan masih rusak parah,” ujar Sadiq, Senin (24/8/2026).
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. Jalan yang sebelumnya rusak parah sekarang sudah bagus dan mulus. Ini sangat membantu aktivitas masyarakat,” katanya.
Menurut Sadiq, kondisi jalan yang lebih baik memberikan dampak langsung terhadap kehidupan warga.
Mobilitas menjadi lebih lancar, termasuk ketika masyarakat membawa hasil pertanian maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kalau jalannya bagus, warga lebih mudah bepergian, termasuk membawa hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Penanganan ruas tersebut merupakan bagian dari proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Pelabuhan Batu Guluk–Pandeman yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam anggaran 2026.
Proyek di wilayah Kecamatan Arjasa itu menjadi bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas serta mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah kepulauan.
Nilai pagu proyek pemeliharaan berkala tersebut sekitar Rp4,6 miliar, dengan sumber pendanaan dari APBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep.
Alokasi tersebut menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan Sumenep pada 2026 yang secara keseluruhan disebut mencapai sekitar Rp27,53 miliar.
Perbaikan jalan di Kangean dinilai penting mengingat infrastruktur transportasi darat memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas masyarakat.
Jalan yang layak dapat memperlancar perjalanan sekaligus mendukung distribusi barang dan akses warga menuju pusat pelayanan.
Masyarakat berharap perbaikan tersebut tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik.
Pemeliharaan secara berkala juga diperlukan agar kualitas jalan tetap terjaga dan manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Perbaikan Jalan Batu Guluk–Pandeman pada akhirnya menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah kepulauan.
Dengan infrastruktur yang semakin baik, masyarakat Kangean diharapkan memiliki akses mobilitas yang lebih lancar serta ruang yang lebih luas untuk mengembangkan aktivitas sosial dan ekonomi. ***
Penulis : Ifal
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









