Video Viral Pelayanan RS Waluyo Jati Kraksaan, Rumah Sakit Bantah Pasien Ditelantarkan

- Editorial Team

Selasa, 15 September 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ruang ICU RS Waluyo probolinggo. @by_News9.id

FOTO: Ruang ICU RS Waluyo probolinggo. @by_News9.id

PROBOLINGGO, NEWS9 – Video yang menyoroti pelayanan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, viral di TikTok.

Video yang diunggah akun @Sabri7015 itu hingga kini mendapat 1.987 tanda suka dan telah dibagikan sebanyak 509 kali.

Dalam video tersebut, seorang pria menyampaikan keluhan terkait penanganan pasien yang disebut merupakan keluarganya.

Ia menyebut pasien sempat berada dalam kondisi kritis sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Dokter Yesi yang saya hormati, Dokter Krismon dan dokter bedah saraf tidak genah dan kurang ajar. Pasien keluarga saya ditinggal, sampai kritis,” ujar pria tersebut dalam video.

Unggahan itu memicu beragam komentar dari warganet. Akun @sellakuy mengaku memiliki pengalaman kurang menyenangkan ketika keluarganya mendapatkan pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Gak mau banget kalo keluarga sakit dibawak ke RS Waluyo Jati, perawat sengit2 di sana ya Allah trauma banget, masku sakit dimarah2in,” tulis akun tersebut.

Selasa 15 Sept 2026 Awak Media News9 menkonfirmasi pihak RS Waluyo, Pertama, atas nama manajemen dan seluruh keluarga besar RSUD Waluyo Jati, kami menyampaikan turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya pasien. Kami memahami kesedihan dan kehilangan yang dirasakan oleh keluarga.

Baca Juga:  Khirata Foundation Semarakkan HUT RI ke-81 Bersama Sahabat Yatim di Taman Tajamara

Perlu kami tegaskan bahwa pasien tidak ditelantarkan. Pasien datang ke RSUD Waluyo Jati pada 8 September 2026 sekitar pukul 19.50 WIB dalam kondisi cedera berat disertai penurunan kesadaran.

Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan beberapa trauma, termasuk patah tulang rusuk dan perdarahan di rongga dada.

Pasien telah memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis, antara lain pemeriksaan CT scan, rontgen, USG, laboratorium, transfusi darah, pemasangan WSD untuk menangani perdarahan di rongga dada, tindakan operasi, serta pemasangan implan pada tulang tangan dan kaki.

Baca Juga:  Sosialisasi DEKELA di Desa Burno: Upaya Mewujudkan Lingkungan Ramah Anak

Penanganan dilakukan secara multidisiplin oleh empat dokter spesialis, yaitu Dokter Spesialis Bedah Umum, Bedah Saraf, Orthopedi dan Traumatologi, serta Anestesiologi.

Mengingat cedera di bagian dada membutuhkan kompetensi Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular, sejak awal tim medis telah berupaya mencari rumah sakit rujukan di Malang, Surabaya, dan Jember. Namun, rumah sakit yang dihubungi belum dapat menerima pasien karena kapasitas pelayanan penuh.

Dengan mempertimbangkan kondisi pasien yang memerlukan pertolongan segera, tim dokter RSUD Waluyo Jati mengambil langkah penyelamatan dan melakukan tindakan medis sesuai indikasi, kompetensi, kemampuan fasilitas, serta kondisi klinis pasien. Setelah menjalani operasi, pasien dipindahkan ke ICU untuk mendapatkan perawatan, pemantauan, dan evaluasi secara intensif.

Baca Juga:  Kebakaran Kembali Mengancam Jembatan Kaca Bromo, Polisi Kerahkan Pasukan 

Meskipun berbagai upaya medis telah dilakukan, kondisi pasien kemudian memburuk dan akhirnya pasien dinyatakan meninggal dunia.

Pihak rumah sakit mengatakan saat ini Komite Medik tengah melakukan telaah menyeluruh dengan memeriksa kronologi pelayanan dan rekam medis pasien. RS Waluyo Jati juga mengaku telah berkoordinasi dan berkomunikasi langsung dengan Kepala Desa Alas Sumur Lor.

RS Waluyo Jati menyatakan menghormati hak keluarga pasien untuk mendapatkan penjelasan mengenai pelayanan medis. Namun, rumah sakit menegaskan bahwa kerahasiaan medis pasien tetap harus dijaga.

Karena itu, pihak rumah sakit meminta agar informasi mengenai kasus tersebut tidak langsung disimpulkan sebagai penelantaran sebelum seluruh fakta diverifikasi secara berimbang. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Ari

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tertipu Bagi Hasil MBG, Nama Istri Oknum Anggota DPR RI Dapil Madura Terseret
Dugaan Jual LKS dan Tarik Iuran Bulanan SD Negeri Rogotrunan 02 Lumajang Jadi Sorotan
Diduga Keracunan MBG, 27 Siswa SDN 02 Kanigoro Kota Madiun Dilarikan ke Faskes
Pasien Mengaku Diabaikan, Dinkes P2KB Sumenep Janji Evaluasi Puskesmas Masalembu
DPRD Desak Bupati Sumenep Evaluasi Kapus Masalembu
Camat Arjasa Respons Keluhan Warga: Pohon Rawan Tumbang Langsung Ditangani
Proyek BK Desa Ratusan Juta di Tanahmerah Saronggi Diduga Asal Jadi
Distribusi Bapang Serentak di Kecamatan Kromengan Banyak Belum Tepat Sasaran 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:58 WIB

Video Viral Pelayanan RS Waluyo Jati Kraksaan, Rumah Sakit Bantah Pasien Ditelantarkan

Kamis, 10 September 2026 - 17:59 WIB

Diduga Tertipu Bagi Hasil MBG, Nama Istri Oknum Anggota DPR RI Dapil Madura Terseret

Rabu, 9 September 2026 - 17:54 WIB

Dugaan Jual LKS dan Tarik Iuran Bulanan SD Negeri Rogotrunan 02 Lumajang Jadi Sorotan

Rabu, 9 September 2026 - 17:00 WIB

Diduga Keracunan MBG, 27 Siswa SDN 02 Kanigoro Kota Madiun Dilarikan ke Faskes

Rabu, 9 September 2026 - 13:22 WIB

Pasien Mengaku Diabaikan, Dinkes P2KB Sumenep Janji Evaluasi Puskesmas Masalembu

Berita Terbaru

FOTO: (istimewa) Fauzi As. @by_News9.id

OPINI

TEMPO Berjudi di Madura

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:52 WIB

Flyer Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026. @by_News9.id

SENI BUDAYA

MEC 2026 Siap Digelar, Puluhan Peserta Bawa Kreasi Keraton Sumenep

Sabtu, 12 Sep 2026 - 14:53 WIB