Diduga Tertipu Bagi Hasil MBG, Nama Istri Oknum Anggota DPR RI Dapil Madura Terseret

- Editorial Team

Kamis, 10 September 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: NDC (inisial) istri oknum anggota DPR RI berinisial SR, dari Partai Amanat Nasional (PAN), daerah pemilihan (Dapil) Madura. @by_News9.id

FOTO: NDC (inisial) istri oknum anggota DPR RI berinisial SR, dari Partai Amanat Nasional (PAN), daerah pemilihan (Dapil) Madura. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan praktik penipuan dengan modus kerja sama bagi hasil program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat.

Seorang warga berinisial AR mengaku telah menyerahkan modal sekitar Rp141 juta kepada perempuan yang disebut sebagai istri anggota DPR RI berinisial SR, dari Partai Amanat Nasional (PAN), daerah pemilihan (Dapil) Madura.

Dana tersebut, menurut pengakuan korban, diserahkan secara bertahap melalui sejumlah transaksi perbankan.

AR mengaku memiliki bukti transfer yang menunjukkan adanya aliran dana kepada pihak yang disebut sebagai penerima modal.

Namun, setelah uang diserahkan, kerja sama yang sebelumnya diharapkan menghasilkan keuntungan justru berubah menjadi persoalan.

Korban mengaku hingga kini belum mendapatkan kejelasan mengenai realisasi bagi hasil maupun keberadaan dana yang telah disetorkannya.

“Saya punya bukti transfer. Total uang yang sudah saya keluarkan kurang lebih Rp141 juta,” kata AR kepada News9.id, Kamis (10/9/2026).

Menurut korban, transaksi penyerahan dana tersebut telah berlangsung sejak 31 Mei 2026. Namun, janji mengenai bagi hasil yang menjadi dasar kerja sama tersebut belum terealisasi sebagaimana yang diharapkan.

“Berdasarkan bukti transfer itu dari tanggal 31 Mei 2026, sampai hari ini belum juga ada kejelasan mengapa bagi hasil yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi,” tegasnya.

Persoalan tersebut menjadi semakin berat bagi korban lantaran modal yang diserahkan bukan berasal dari uang tabungan pribadi.

Baca Juga:  Musda KNPI Sumenep Tersandera? Ketua Diduga Lindungi Calon ‘Titipan’

Korban mengaku dana sekitar Rp141 juta tersebut diperoleh melalui pinjaman bank.

“Uang yang diserahkan itu bukan berasal dari tabungan atau uang pribadi, tapi hasil pinjaman ke bank. Kami harus menanggung kewajiban cicilan pinjaman kepada bank setiap bulan,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat korban mengaku berada dalam posisi sulit.

Baca Juga:  Polres Lumajang Amankan Malam Tahun Baru, Ratusan Personel Gabungan Siaga di Titik-Titik Strategis

Di satu sisi, kewajiban kepada bank tetap berjalan, sementara di sisi lain dana yang telah diserahkan dalam kerja sama tersebut belum memberikan hasil sebagaimana yang dijanjikan.

Korban bahkan mengaku telah mendatangi kediaman anggota DPR RI yang disebut memiliki hubungan (suami) dengan pihak penerima dana.

Baca Juga:  Ucapan Kanit Reskrim Polsek Masalembu, Diduga Rendahkan Profesi Jurnalis

Kedatangan tersebut dilakukan untuk meminta penjelasan sekaligus pertanggungjawaban mengenai persoalan dana yang telah disetorkannya.

Menurut korban, pembayaran yang diterimanya sejauh ini baru sekitar Rp1 juta.

“Dari pembayaran, mereka hanya bayar Rp1 juta. Setelah itu tidak ada lagi dan bilangnya di suspend karena tidak ada IPAL nya,” ujarnya.

Sementara itu, tim News9.id telah berupaya melakukan konfirmasi kepada anggota DPR RI dari Fraksi PAN daerah pemilihan Madura terkait dugaan persoalan kerja sama tersebut.

Namun hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi tersebut belum memperoleh jawaban maupun penjelasan resmi. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Ibad

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Jual LKS dan Tarik Iuran Bulanan SD Negeri Rogotrunan 02 Lumajang Jadi Sorotan
Diduga Keracunan MBG, 27 Siswa SDN 02 Kanigoro Kota Madiun Dilarikan ke Faskes
Pasien Mengaku Diabaikan, Dinkes P2KB Sumenep Janji Evaluasi Puskesmas Masalembu
DPRD Desak Bupati Sumenep Evaluasi Kapus Masalembu
Camat Arjasa Respons Keluhan Warga: Pohon Rawan Tumbang Langsung Ditangani
Proyek BK Desa Ratusan Juta di Tanahmerah Saronggi Diduga Asal Jadi
Distribusi Bapang Serentak di Kecamatan Kromengan Banyak Belum Tepat Sasaran 
Dinkes-P2KB Sumenep Dinilai Tak Becus Kelola Pelayanan Faskes Puskesmas Masalembu
Berita ini 203 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:59 WIB

Diduga Tertipu Bagi Hasil MBG, Nama Istri Oknum Anggota DPR RI Dapil Madura Terseret

Rabu, 9 September 2026 - 17:54 WIB

Dugaan Jual LKS dan Tarik Iuran Bulanan SD Negeri Rogotrunan 02 Lumajang Jadi Sorotan

Rabu, 9 September 2026 - 13:22 WIB

Pasien Mengaku Diabaikan, Dinkes P2KB Sumenep Janji Evaluasi Puskesmas Masalembu

Selasa, 8 September 2026 - 13:35 WIB

DPRD Desak Bupati Sumenep Evaluasi Kapus Masalembu

Selasa, 8 September 2026 - 10:54 WIB

Camat Arjasa Respons Keluhan Warga: Pohon Rawan Tumbang Langsung Ditangani

Berita Terbaru