JAKARTA, NEWS9 – Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri.
Dari daftar mutasi tersebut, terdapat delapan perwira Polri yang sebelumnya bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kedelapan perwira itu kini mendapat penugasan baru di sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Berikut delapan perwira Polri yang sebelumnya bertugas di BNN dan kini kembali mendapat penugasan di internal Polri:
1. Brigjen Pol Agus Dwi Hermawan menjadi Aslog Kapolri.
2. Brigjen Pol Dr. Putu Putera Sadana menjadi Wakabareskrim Polri.
3. Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan menjadi Kapolda Jawa Tengah.
4. Brigjen Pol Dr. Suhermanto menjadi Dirtipidsiber Bareskrim Polri.
5. Brigjen Pol Deni Dharmapala menjadi AsSDM Kapolri.
6. Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi menjadi Wakapolda Jawa Barat.
7. Kombes Pol Imron Ermawan menjadi Ps. Dirreskrimum Polda Metro Jaya.
8. Kombes Pol Didik Hariyanto menjadi Ps. Koorsprim Polri.
Dalam surat telegram tersebut, salah satunya disebutkan bahwa Brigjen Pol Agus Dwi Hermawan, yang merupakan Pati Bareskrim Polri penugasan pada BNN, diangkat dalam jabatan baru sebagai Asisten Logistik (Aslog) Kapolri.
Dari delapan perwira tersebut, enam di antaranya berpangkat brigadir jenderal (Brigjen), sedangkan dua lainnya berpangkat komisaris besar (Kombes).
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.
Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (3/10/2026).
Dia menambahkan, para personel yang mendapat amanah jabatan baru diharapkan dapat melanjutkan tugas yang telah berjalan serta memberikan pelayanan kepolisian secara optimal kepada masyarakat.
“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, sebelum resmi dilantik sebagai Kapolri pada Kamis, 1 Oktober 2026, Suyudi Ario Seto sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNN sejak 25 Agustus 2026. ***
Penulis : Seno
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









