Dukung Swasembada Pangan, Polres dan KP3 Sumenep Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi Lancar

- Editorial Team

Jumat, 15 November 2024 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolres bersama Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sumenep saat melakukan monitoring, @by_News9.id

Foto: Kapolres bersama Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sumenep saat melakukan monitoring, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Polres Sumenep bersama Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sumenep menggelar monitoring dan evaluasi distribusi pupuk dan pestisida bersubsidi di wilayah Sumenep, Rabu (13/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan penyaluran pupuk subsidi yang tepat sasaran guna mendukung kebutuhan petani lokal dan menyukseskan program swasembada pangan nasional.

Berlokasi di Gudang Penyangga Pupuk Indonesia di Kecamatan Saronggi, dimulai pukul 08.30 WIB.

Baca Juga:  Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Hadir Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., bersama Tim KP3 Kabupaten Sumenep serta jajaran Forpimka Kecamatan Saronggi.

Dalam pemantauan, Tim KP3 mencatat stok pupuk di gudang penyangga, yaitu 647 ton UREA dan 492 ton NPK.

Kemudian, tim melanjutkan pengecekan ke Kios Pupuk Subsidi Sinar Saudara milik H. Tabrani di Desa Saronggi, yang memiliki sisa stok 20 ton UREA dan 14 ton NPK.

Baca Juga:  Operasi Patuh Semeru 2025 Dimulai, Polres Sampang Fokuskan pada Delapan Pelanggaran Lalin

Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, menegaskan pentingnya pengawasan ketat agar pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani yang berhak dan terhindar dari penyalahgunaan.

“Jika ada pihak yang mengganggu penyaluran pupuk, segera laporkan. Kami akan menindak tegas untuk menjaga kepentingan petani,” ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan dukungannya terhadap program swasembada pangan yang menjadi visi Presiden, dengan memastikan distribusi pupuk lancar agar produktivitas pertanian meningkat.

Baca Juga:  Tim Elang Polres Sumenep Operasi Balap Liar di Bulan Ramadhan

Ia juga merekomendasikan pemasangan CCTV di area kios untuk mengawasi aktivitas distribusi, serta mengusulkan agar laporan penebusan pupuk dari kelompok tani disampaikan langsung kepada Kepala Desa guna mempercepat proses penyaluran.

“Monitoring dan evaluasi ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi serta memastikan distribusi berjalan lancar, sehingga produktivitas pertanian di Kabupaten Sumenep terus meningkat dan program swasembada pangan nasional dapat tercapai,” tutupnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:22 WIB

BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Berita Terbaru

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB