Mulai Mei, Listrik 12 Jam Siap Terangi Pulau Giliraja Sumenep

- Redaktur

Minggu, 20 April 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kegiatan Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja. @by_News9.id

Foto: Kegiatan Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Asa lama warga Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, akhirnya mulai menemukan titik terang.

Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama PLN UP3 Madura memastikan bahwa mulai Mei 2025, listrik di pulau terpencil tersebut akan menyala selama 12 jam setiap hari.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, dalam kegiatan Diskusi Publik Forum Lintas Tokoh (FLT) Giliraja yang digelar Minggu (20/4/2025).

“Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan dengan PLN. Insya Allah, bulan depan listrik di Giliraja akan menyala selama 12 jam setiap hari. Ini adalah langkah awal sebelum kita dorong menuju layanan 24 jam,” ujar KH Imam Hasyim di hadapan para tokoh masyarakat dan peserta diskusi.

Ia menegaskan, program itu merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan.

Baca Juga:  Transparan dan Modern, Polda Jatim Lakukan Penjurian Lomba P2B Secara Online

Giliraja, menurutnya, adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah.

“Tidak ada dikotomi antara daratan dan kepulauan. Semua wilayah memiliki hak yang sama untuk maju,” tegasnya.

Diskusi yang difasilitasi FLT Giliraja tersebut juga menghasilkan kesepakatan berupa penandatanganan fakta integritas antar pihak sebagai bentuk komitmen moral bersama.

Wabup juga menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting, mulai dari Forkopimka, kepala desa, tokoh agama, aparat keamanan, hingga masyarakat, harus bersama-sama mengawal program tersebut.

Baca Juga:  Perempuan Tangguh Garda Pemuda NasDem, Yessy Raih Gelar Sarjana Hukum

Dari sisi teknis, ia menjelaskan bahwa saat ini telah tersedia lima mesin pembangkit listrik yang siap beroperasi.

Kendala pasokan air untuk operasional juga telah diatasi melalui bantuan tandon dari PLN dan distribusi air oleh camat serta kepala desa.

“Saya sangat mengapresiasi adanya komitmen bersama ini. Semoga menjadi pengikat moral agar pelaksanaannya benar-benar serius dan berkelanjutan,” kata Wabup Imam Hasyim.

Sementara itu, Wakil Manajer PLN UP3 Madura, M Daan Agung, membenarkan bahwa rencana penerangan 12 jam merupakan bagian dari skema bertahap yang sudah disiapkan sejak lama.

Tantangan operasional dan mahalnya investasi menjadi salah satu kendala utama, terutama karena PLTD yang digunakan masih mengandalkan bahan bakar fosil.

“Kendala utamanya adalah biaya operasional yang tinggi, karena masih menggunakan bahan bakar minyak. Ini juga tidak sejalan dengan semangat transisi energi baru terbarukan,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa secara teknis, PLN siap menjalankan operasional 12 jam mulai Mei.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Tegaskan Keterbukaan Informasi Fondasi Pemerintahan

Mesin-mesin yang tersedia akan dimaksimalkan untuk mendukung kelancaran penyalaan listrik.

“PLN berkomitmen untuk melistriki seluruh masyarakat, tanpa terkecuali. Listrik bukan hanya soal penerangan, tapi juga akses pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan ekonomi,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Perubahan APBD 2026 Sumenep: Pendapatan Turun Rp175,16 Miliar, Belanja Modal Justru Naik Rp46,18 Miliar
Nilai Sempurna, Bocah 5 Tahun Asal Sumenep Juara 1 VENUS Kompetisi Sains
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Catat Capaian Mutu Pelayanan Semester I 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:31 WIB

HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Perubahan APBD 2026 Sumenep: Pendapatan Turun Rp175,16 Miliar, Belanja Modal Justru Naik Rp46,18 Miliar

Berita Terbaru