Lumajang Gelar Lomba Inovasi Pangan Lokal, Angkat Pisang Mas Kirana dan Ubi Jalar Berdaya Saing Global

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Ir. Retno Wulan Andari, M.Si, @by_News9.id

FOTO: Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Ir. Retno Wulan Andari, M.Si, @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) dengan fokus utama menggenjot inovasi pangan lokal di Aula Dinas Pendidikan KWT Kabupaten Lumajang, Senin (20/10/2025).

Dua komoditas unggulan khas Lumajang, Pisang Mas Kirana dan Ubi Jalar, menjadi bintang dalam kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Ir. Retno Wulan Andari, M.Si, menjelaskan bahwa perayaan HPS tahun ini mengusung tema global, “Bergandengan Tangan untuk Makanan yang Lebih Baik dan Masa Depan yang Lebih Baik,” atau secara spesifik di Lumajang bertujuan untuk mewujudkan pangan yang lebih baik.

“Kami mengadakan dua kegiatan utama. Yang pertama adalah Gerakan Pasar Murah di depan, yang tujuannya untuk membantu menekan inflasi, terutama karena harga komoditas seperti cabai sedang tinggi,” ujar Kepala Dinas.

Fokus kegiatan yang menarik dan berpotensi menjadi sorotan adalah Lomba Olahan Pisang dan Ubi Jalar.

Baca Juga:  Pangdam V/Brawijaya Dorong Ketahanan Pangan di Lumajang, Produksi Beras Jatim Ditarget Naik 2 Juta Ton

Lomba ini diikuti oleh 53 peserta dari masyarakat umum, termasuk ibu-ibu PKK, dan terbagi dalam dua kategori bahan baku ubi jalar dan pisang.

Tema khusus untuk lomba olahan ini adalah “Inovasi Pangan Lokal, Cita Rasa Global, dan Layak Jual.” tema itu dipilih sebagi bentuk pemanfaatan Komoditas Unggulan Lumajang, yaitu Ubi Jalar dan Pisang Mas Kirana.

Pisang Mas Kirana bahkan telah dilepas varietasnya dan memiliki Indeks Geografis (IG), menunjukkan kualitas dan keunikannya sebagai produk lokal premium.

Baca Juga:  KPK Tetapkan Yaqut Tersangka, Aktivis Nilai Korupsi Kuota Haji sebagai Pengkhianatan Moral

Lomba ini mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengolah ubi dengan cara dikukus atau digoreng saja, tetapi menciptakan kreasi baru seperti kue-kue, sehingga meningkatkan keragaman pangan.

Lumajang Gelar Lomba Inovasi Pangan Lokal, Angkat Pisang Mas Kirana dan Ubi Jalar Berdaya Saing Global
FOTO: Suasana Aula Dinas Pendidikan, tempat digelarnya Lomba, @by_News9.id

Tujuan krusial dari lomba tersebut adalah menciptakan nilai lebih (nilai jual) untuk ubi dan pisang.

Hal ini diharapkan dapat mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih inovatif, bersemangat menciptakan produk baru yang bisa dijual, sekaligus meningkatkan ekonomi UMKM setempat.

Untuk memastikan kualitas dan standar produk yang dihasilkan, panitia menghadirkan juri profesional.

“Juri kami dari profesional, ada Chef dari Hotel Aston, perwakilan dari Diskopindag, praktisi olahan, dan dari PKK,” tambah Retno.

Ir. Retno Wulan Andari, M.Si, juga mengungkapkan harapan besar di balik penjurian oleh Chef profesional tersebut.

“Harapannya, nanti ketika ada yang menang ataupun ada yang punya nilai jual yang bagus, bisa kerja sama dengan Aston untuk bisa dijadikan salah satu makanan [disajikan] di hotel tersebut,” pungkasnya.

Inisiatif ini merupakan langkah konkret Kabupaten Lumajang dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga inovasi dan peningkatan daya saing produk lokal hingga ke pasar yang lebih luas.

Baca Juga:  Tanamkan Budaya Menabung Sejak Dini: BBS Sekolah, Inovasi Digital BPRS Bhakti Sumekar 

Produk-produk yang telah memiliki gerai maupun yang sudah berjualan secara daring (online) juga turut berpartisipasi, menunjukkan geliat ekonomi kreatif berbasis pangan di Lumajang. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Bagikan Bendera Merah Putih ke ASN
TIHT 2026 Naik, Bupati Sumenep Perkuat Sinergi Petani dan Industri Rokok
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB