Pembinaan Atlet Sumenep Dinilai Amburadul, Rektor UPI: Jangan Hanya Jago Wacana

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Forum Group Discussion (FGD) DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep. @by_News9.id

FOTO: Forum Group Discussion (FGD) DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Sumenep Menuju Porprov 2027” yang digelar DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumenep berubah menjadi ruang kritik tajam terhadap kondisi olahraga di daerah.

Rektor UPI Sumenep, Asmoni, menyampaikan evaluasi pedas terhadap sistem pembinaan atlet yang dinilainya jauh dari standar ideal.

Dalam forum tersebut, Asmoni menegaskan bahwa strategi pemerintah daerah untuk menjemput prestasi pada Porprov 2027 hanya akan menjadi jargon kosong apabila fondasi pembinaan tidak segera dibenahi.

“Tidak ada strategi yang akan berhasil kalau fondasinya tidak diperbaiki. Kita tidak bisa terus bergantung pada pola lama,” tegas Asmoni, Selasa (19/112025).

Menurutnya, pembinaan atlet di Sumenep selama ini cenderung musiman dan baru digencarkan menjelang kejuaraan. Pola seperti itu, katanya, tidak mungkin menghasilkan prestasi berkelanjutan.

“Pembinaan ini jangan hanya muncul saat menjelang event. Latihan harus kontinu sejak sekarang. Menjelang pertandingan tinggal pematangan, bukan baru memulai,” kritiknya.

Asmoni juga mengingatkan kembali kasus hilangnya atlet terbaik Sumenep ke kabupaten lain pada Porprov sebelumnya.

Baca Juga:  Arya Wiraraja Unija Menang Telak 2:0, Tegaskan Status Tim Lokal Tangguh di Bupati Cup 2026

Baginya, kehilangan atlet binaan sendiri merupakan tamparan serius bagi dunia olahraga Sumenep.

“Jangan sampai atlet yang sudah kita bina bertahun-tahun direbut daerah lain. Itu kerusakan sistem pembinaan,” tegasnya.

Meski mengakui minimnya anggaran, Asmoni menilai hal itu tidak boleh menjadi dalih untuk stagnasi pembibitan atlet.

“Kita sering terbentur anggaran, betul. Tapi pembinaan harus tetap berjalan. Kalau tidak, prestasi hanya jadi wacana. Semua pihak harus terlibat,” ujarnya.

Ia menyoroti masih banyak atlet yang hanya mengandalkan kekuatan fisik tanpa dibekali kecerdasan taktis, pemahaman nutrisi, manajemen pola tidur, serta kemampuan menganalisis performa diri.

“Atlet jangan hanya mengandalkan otot. Mereka harus terbiasa membaca data, memahami nutrisi dan limit tubuhnya. Itu bagian dari profesionalisme,” katanya.

Selain faktor fisik, aspek mental juga menjadi titik lemah para atlet Sumenep. Banyak atlet tampil kuat di awal pertandingan namun ambruk pada babak selanjutnya.

“Nervous, takut, kurang percaya diri itu yang membuat atlet sering drop. Mental harus dibangun sama kuatnya dengan fisik,” tegasnya.

Asmoni menutup paparannya dengan menegaskan bahwa Sumenep tidak boleh lagi hanya “bersiap”, melainkan harus bergerak dengan langkah konkret berbasis kajian.

“Semua ini logis dan berbasis kajian. Tinggal bagaimana pihak yang berwenang bergerak nyata. Jangan hanya siap-siap tanpa tindakan,” pungkasnya.

Menurutnya, kesuksesan Sumenep di Porprov 2027 sangat bergantung pada keberanian seluruh pemangku kebijakan untuk menindaklanjuti temuan dan rekomendasi yang telah dipetakan dalam forum tersebut. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Comeback Dramatis! Tertinggal 0–2, Tim Putri Arya Wiraraja Unija Lolos ke Final PBVSI Cup
Klub Lumajang Menang Telak Lawan Probolinggo di Ajang Turnamen Sepak Bola PKDI CUP ll 2026
Tak Lazim, Pemain Yunior Jadi Kapten Tim Putri Arya Wiraraja Unija Hingga Lolos ke Semifinal PBVSI Cup I 2026
Regenerasi Berjalan Sempurna, Tim Muda Unija Lolos ke 16 Besar PBVSI Cup 2026
Semarak HUT ke-73, PSHW Sumenep Gelar Festival Sepak Bola U-10
PSBS Resmi Dibentuk, Camat Sapeken Optimistis Lahirkan Talenta Sepak Bola Kepulauan
Veda Ega Optimistis Bersinar di Paruh Kedua Moto3 2026
UNIJA Buktikan Pembinaan Atlet Tak Harus dari Fakultas Olahraga: Melahirkan Bintang, Menguatkan Sumenep
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Comeback Dramatis! Tertinggal 0–2, Tim Putri Arya Wiraraja Unija Lolos ke Final PBVSI Cup

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Klub Lumajang Menang Telak Lawan Probolinggo di Ajang Turnamen Sepak Bola PKDI CUP ll 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:57 WIB

Tak Lazim, Pemain Yunior Jadi Kapten Tim Putri Arya Wiraraja Unija Hingga Lolos ke Semifinal PBVSI Cup I 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Regenerasi Berjalan Sempurna, Tim Muda Unija Lolos ke 16 Besar PBVSI Cup 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:51 WIB

Semarak HUT ke-73, PSHW Sumenep Gelar Festival Sepak Bola U-10

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB