Amarah di Atas Darat, MPR Madura Raya Kepung SKK Migas Tuntut Hentikan Survei 3D PT KEI

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Majelis Pemuda Revolusi (MPR) Madura Raya saat menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor SKK Migas Surabaya. @by_News9.id

FOTO: Majelis Pemuda Revolusi (MPR) Madura Raya saat menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor SKK Migas Surabaya. @by_News9.id

SURABAYA, NEWS9 – Majelis Pemuda Revolusi (MPR) Madura Raya menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali, Madura, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) di Surabaya.

Aksi tersebut menjadi puncak kemarahan rakyat pesisir atas rencana survei seismik 3D yang dilakukan oleh PT Kangean Energy Indonesia (KEI) di wilayah perairan Kangean sebuah kawasan laut yang selama ini menjadi sumber kehidupan utama ribuan nelayan.

Dalam orasinya, massa aksi menilai kegiatan survei seismik yang menggunakan gelombang kejut bawah laut dapat menimbulkan kerusakan ekologis serius.

Ledakan suara dari aktivitas seismik dinilai mengancam biota laut, merusak terumbu karang, dan mengusir ikan dari wilayah tangkap nelayan.

“Laut Kangean adalah jantung kehidupan kami. Itu warisan leluhur dan lumbung pangan bagi ribuan nelayan. Aktivitas seismik ini bukan hanya mengganggu, tapi berpotensi mematikan ekosistem laut dan merampas ruang tangkap kami secara permanen. Kami tidak menolak pembangunan, tapi kami menolak pembangunan yang mengorbankan rakyat,” tegas Faizi, salah satu perwakilan MPR Madura Raya dalam orasi di depan kantor SKK Migas, Kamis (16/10/2025).

Selain itu, MPR menilai aktivitas eksplorasi migas di wilayah kecil seperti Pulau Kangean berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, yang melarang kegiatan penambangan destruktif di wilayah rentan.

Baca Juga:  APBD Harus Berdampak Langsung Pada Kesejahteraan Masyarakat Setiap Rupiah Dipertanggungjawabkan

Dalam aksinya, MPR Madura Raya melayangkan empat tuntutan utama kepada SKK Migas Jabanusa:

  1. Hentikan dan Batalkan Permanen seluruh kegiatan survei seismik 3D oleh PT KEI di perairan Kepulauan Kangean.
  2. Jamin Perlindungan Nelayan dan ruang tangkap mereka sebagai sumber utama ekonomi masyarakat pesisir.
  3. Audit Lingkungan dan Transparansi AMDAL, agar publik mengetahui dampak sebenarnya dari kegiatan migas di kawasan tersebut.
  4. Tarik Seluruh Kapal Survei dan peralatan seismik dari wilayah laut Kangean.
Baca Juga:  Sepuluh Nama Muncul Jelang Berakhirnya Masa Jabatan Sekda Sumenep

Aksi tersebut menjadi ujian bagi pemerintah dan SKK Migas untuk membuktikan keberpihakan mereka terhadap rakyat kecil.

Sebab itu, MPR Madura Raya menegaskan, mereka akan terus melakukan perlawanan jika suara masyarakat diabaikan.

“Kami datang jauh-jauh dari Kangean ke Surabaya bukan untuk bernegosiasi, tapi untuk menuntut hak hidup kami. Jika SKK Migas diam, berarti mereka melegitimasi perampasan ruang hidup rakyat demi kepentingan korporasi,” ujar Faizi nada lantang.

Sementara itu, MPR Madura Raya memastikan akan mengawal isu tersebut hingga tuntas, bahkan siap menggelar aksi lanjutan yang lebih besar jika tuntutan penghentian survei seismik tidak direspons secara serius. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Bagikan Bendera Merah Putih ke ASN
TIHT 2026 Naik, Bupati Sumenep Perkuat Sinergi Petani dan Industri Rokok
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB