APBD Harus Berdampak Langsung Pada Kesejahteraan Masyarakat Setiap Rupiah Dipertanggungjawabkan

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bupati lumajang menyerahkan LPJ ( APBD ) kepada Ketua DPRD Kab.Lumajang. @by_News9.id

FOTO: Bupati lumajang menyerahkan LPJ ( APBD ) kepada Ketua DPRD Kab.Lumajang. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Gelar Rapat Paripurna DPRD kabupaten Lumajang, bahas tahapan lanjutan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Lumajang, setiap rupiah yang dikelola pemerintah daerah harus dapat dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut melalui program dan kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat, Rabu (10/06/2026).

Bagi masyarakat, laporan pertanggungjawaban APBD bukan sekadar dokumen administratif atau laporan keuangan pemerintah.

Lebih dari itu, proses tersebut merupakan mekanisme untuk memastikan bahwa anggaran yang bersumber dari publik benar-benar digunakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil yang dirasakan masyarakat.

“Pandangan dan masukan dari DPRD merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat”, ujarnya.

Menurut Bupati, keberhasilan APBD tidak hanya diukur dari tingkat realisasi anggaran, tetapi juga dari dampak pembangunan yang dihasilkan.

Baca Juga:  Kodim 0821/Lumajang Gelar Doa Bersama Sambut Pergantian Tahun dengan Khidmat

Mulai dari meningkatnya kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat, hingga penguatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, evaluasi terhadap pelaksanaan APBD menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai tujuan serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD Kabupaten Lumajang juga memberikan berbagai masukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penguatan tata kelola pemerintahan.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Grati Kawal Panen Jagung Milik Petani

Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Lumajang menyatakan bahwa Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan layak untuk dibahas lebih lanjut.

Salah satu catatan yang disampaikan adalah pentingnya sosialisasi hasil pembahasan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

Sementara itu, Badan Anggaran DPRD Kabupaten Lumajang menilai laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 telah memenuhi ketentuan yang berlaku sehingga dapat dilanjutkan ke tahapan pembahasan berikutnya.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi bagian penting dalam memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang efektif dan tepat sasaran. Kami akan mencermati seluruh pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dan menyiapkan jawaban pemerintah secara komprehensif pada paripurna berikutnya. Semangat kami adalah membangun sinergi antara eksekutif dan legislatif demi percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Lumajang”, ungkapnya.

Pada akhirnya, substansi pertanggungjawaban APBD bukan semata-mata tentang angka dan laporan keuangan. Yang jauh lebih penting adalah memastikan bahwa setiap rupiah anggaran daerah kembali menjadi manfaat bagi masyarakat melalui pelayanan publik yang semakin baik, pembangunan yang semakin merata, dan kesejahteraan yang terus meningkat. Dengan demikian, APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang bekerja untuk kepentingan rakyat. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KMB Evaluasi Irigasi Plakaran Hijau, P3A Benahi dan Bantah Subkontrak
Kenal Pamit Kapolres Madiun, Bupati Hari Wuryanto Tekankan Penguatan Sinergi demi Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Daerah
PKDI Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan Polresta Sumenep
Pilkades Sumenep 2027 Bakal Gunakan e-Voting
Jurnalis Sampang Gelar Aksi Tolak Sebutan “Londo Ireng”
PCNU Kabupaten Probolinggo Desak Pemerataan Pembangunan hingga Penanganan Nikah Siri dan Stunting
Tim KMB Turun Evaluasi Proyek Irigasi HIPPA Agil Jaya di Sampang
Dipercaya Lagi, M. Hariri Nahkodai KJS Periode 2026–2029
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WIB

KMB Evaluasi Irigasi Plakaran Hijau, P3A Benahi dan Bantah Subkontrak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Kenal Pamit Kapolres Madiun, Bupati Hari Wuryanto Tekankan Penguatan Sinergi demi Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:08 WIB

PKDI Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan Polresta Sumenep

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:18 WIB

Jurnalis Sampang Gelar Aksi Tolak Sebutan “Londo Ireng”

Senin, 27 Juli 2026 - 23:28 WIB

PCNU Kabupaten Probolinggo Desak Pemerataan Pembangunan hingga Penanganan Nikah Siri dan Stunting

Berita Terbaru