BeritaPemerintahan

Bazar Ramadhan di Desa Paseraman: Meriahnya Kebersamaan dan Dukungan UMKM Lokal

325
×

Bazar Ramadhan di Desa Paseraman: Meriahnya Kebersamaan dan Dukungan UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini
Foto: Bazar Ramadhan 1446 Hijriah, di Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa. @by_News9.id
Foto: Bazar Ramadhan 1446 Hijriah, di Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Suasana hangat dan penuh berkah terasa di Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, saat Pemerintah Desa menggelar Bazar Ramadhan 1446 Hijriah, Minggu (16/03/2025).

Sepanjang 200 meter di jalur utama hingga halaman kantor desa, puluhan lapak berjejer menyajikan aneka kuliner khas Ramadhan, menarik perhatian warga yang memadati lokasi.

Bazar yang melibatkan sekitar 35 pelaku UMKM lokal ini menjadi ajang bagi warga untuk mencari hidangan berbuka puasa, sekaligus mendongkrak perekonomian desa.

Beroperasi setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB, acara ini akan berlangsung sepanjang Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

Kepala Desa Paseraman, Sahnan, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberdayakan para pelaku usaha lokal agar lebih produktif dan inovatif.

“Kami ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang dan memperkenalkan produk unggulan mereka kepada pasar yang lebih luas. Selain itu, acara ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujar Sahnan kepada media.

Para pedagang menyambut baik inisiatif itu. Helmi, salah satu penjual es buah, tahu walik, dan cilok, merasa sangat terbantu dengan adanya bazar tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Paseraman yang sudah memberikan kami kesempatan berjualan di sini,” ungkapnya.

Tidak hanya pedagang, pengunjung pun merasakan manfaat dari bazar tersebut.

Ibu Siti, warga Desa Pandeman, mengaku senang karena bisa menemukan beragam menu berbuka puasa dengan harga terjangkau, sambil menikmati suasana pameran bersama keluarganya.

“Banyak pilihan makanan, harganya pun ramah di kantong. Semoga acara seperti ini terus ada setiap tahun,” ujarnya penuh antusias.

Selain menjadi pusat kuliner, bazar tersebut juga menjadi tempat rekreasi keluarga.

Anak-anak tampak riang bermain di area pameran, sementara para orang tua menikmati suasana kekeluargaan yang kental.

Pemerintah Desa Paseraman berharap Bazar Ramadhan tersebut bisa menjadi agenda tahunan yang semakin meriah.

“Kami ingin acara ini terus berkembang, tidak hanya memperkenalkan kuliner lokal, tapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan memajukan ekonomi desa,” pungkas Sahnan.

Dengan atmosfer hangat penuh kebersamaan, Bazar Ramadhan Desa Paseraman tidak hanya menjadi tempat berburu takjil, tapi juga wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Sebuah tradisi yang patut dijaga dan dikembangkan demi kemajuan desa dan kesejahteraan warganya. ***

Tinggalkan Balasan

>