SUMENEP, NEWS9 – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, melalui Panitia Khusus (Pansus), menyampaikan hasil pembahasan atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumenep Tahun Anggaran 2024 dalam Sidang Paripurna yang digelar Selasa malam (25/3/2025).
Sidang yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menjadi ajang evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun anggaran 2024.
Hasil pembahasan LKPJ dibacakan oleh juru bicara Pansus, Abd. Rahman dari Fraksi PPP.
Hadir dalam sidang tersebut Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, Wakil Ketua serta anggota DPRD Sumenep lainnya, dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep.
Dalam sambutannya, H. Zainal Arifin menegaskan bahwa rekomendasi yang disampaikan oleh Pansus bukan sekadar catatan, melainkan harus menjadi perhatian serius bagi eksekutif demi perbaikan ke depan.
“Kami berharap hasil pembahasan ini menjadi acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kabupaten Sumenep yang lebih baik,” ujar H. Zainal.
Pansus mengunkapkan beberapa aspek penting dalam laporan tersebut, salah satunya adalah kinerja keuangan daerah.
Meski Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami kenaikan sebesar Rp 5,5 miliar dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut dinilai masih belum memenuhi harapan.
Selain itu, efektivitas belanja daerah juga menjadi perhatian.
Tingkat penyerapan anggaran mencapai 91,97%, namun Pansus menilai pencapaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kualitas program yang dijalankan.
“Peningkatan PAD harus diimbangi dengan inovasi dalam menggali potensi lokal. Ketergantungan pada dana pusat masih tinggi, sehingga dibutuhkan strategi baru untuk mendongkrak pendapatan daerah secara mandiri,” tambah politisi PDIP tersebut.
Lebih lanjut, Pansus merekomendasikan beberapa langkah strategis, antara lain peningkatan kualitas program pembangunan, penguatan penyuluhan untuk mendukung swasembada pangan, serta kajian mendalam tentang strategi peningkatan PAD melalui eksplorasi potensi daerah.
“Kami berharap laporan ini menjadi bahan evaluasi bagi Bupati Sumenep dan jajarannya demi tercapainya visi Sumenep yang maju dan sejahtera,” tutupnya. ***












