BeritaPolitik

Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja

226
×

Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja

Sebarkan artikel ini
Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja
FOTO: Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Sumenep tak ingin bergerak setengah hati.

Mesin partai langsung dipanaskan dengan menggelar konsolidasi internal sebagai penanda dimulainya kerja politik kepengurusan baru periode 2025–2030.

Seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten Sumenep dikumpulkan dalam agenda resmi yang digelar pada Rabu (7/1) di Hotel Myze, Sumenep.

Agenda tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan langkah awal penyatuan arah dan strategi partai menghadapi dinamika politik ke depan.

Konsolidasi dan ramah tamah tersebut menjadi titik tolak penguatan struktur PSI dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, agar bergerak seirama dan terukur dalam membangun kekuatan politik di akar rumput.

Koordinator Wilayah (Korwil) PSI Madura, Gigih Lesmana Arganata, menegaskan bahwa soliditas struktur adalah syarat mutlak bagi partai yang ingin bertumbuh secara nyata.

“PSI tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Struktur harus hidup, kader harus bergerak, dan kerja politik harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Gigih dalam sambutannya.

Senada dengan itu, Ketua DPD PSI Kabupaten Sumenep periode 2025–2030, R. Ach. Djoni Tunaidy, menyatakan kepengurusan baru siap langsung tancap gas.

Menurutnya, konsolidasi tersebut menjadi pondasi penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap PSI.

“Kami ingin PSI hadir sebagai partai yang rasional, bersih, dan berani. Itu hanya bisa dicapai melalui kerja kolektif, disiplin organisasi, dan konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, mantan Ketua DPD PSI Sumenep, Sutam Pandu Kuncoro, mengingatkan seluruh kader agar tetap menjaga idealisme dan nilai solidaritas yang menjadi roh perjuangan PSI sejak awal berdiri.

Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin Kyai Moh. Niwa, dilanjutkan dengan ramah tamah antar pengurus sebagai simbol penguatan komunikasi, kebersamaan, dan kesiapan menghadapi tantangan politik ke depan. ***

Tinggalkan Balasan

>