Misteri Pita Cukai dan Rokok ‘Gaib’: Dugaan Penyimpangan di PR Bima Dharma Sejahtera

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Gudang PR Bima Dharma Sejahtera yang berlokasi di Desa Gadding, Kecamatan Manding. @by_News9.id

FOTO: Gudang PR Bima Dharma Sejahtera yang berlokasi di Desa Gadding, Kecamatan Manding. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan praktik produksi rokok ilegal kembali mencuat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kali ini sorotan tertuju pada PR Bima Dharma Sejahtera yang berlokasi di Desa Gadding, Kecamatan Manding.

Pabrik rokok milik seorang pengusaha bernama Hayat itu diduga memproduksi berbagai merek rokok tanpa pita cukai resmi dan berlangsung tanpa pengawasan yang ketat dari aparat terkait.

Informasi yang dihimpun News9.id menyebutkan, pabrik yang dilengkapi mesin pelinting berskala besar tersebut diduga memproduksi sejumlah merek rokok, di antaranya HM, Alexa Bold, dan Kemal Light Stick.

Baca Juga:  Nyaris Telan Korban, Atap SDN Pandeman II Arjasa Roboh Saat Proses Belajar

Aktivitas produksi itu disebut-sebut berjalan lancar meski muncul dugaan pelanggaran di bidang cukai.

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mencurigai adanya modus penyalahgunaan pita cukai jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang diduga digunakan tidak sesuai peruntukannya.

“Selama ini saya menduga kuat PR Bima Dharma Sejahtera milik Hayat bermain pada penggunaan pita cukai SKM saltem,” ungkap sumber, Jumat (5/6/2026).

Dugaan tersebut semakin menguat setelah sejumlah pihak mempertanyakan distribusi hasil produksi pabrik rokok di wilayah Sumenep.

Baca Juga:  Loyalis PSHT Madiun Raya Tegaskan Legalitas Organisasi dan Stabilitas Keamanan dalam Apel Siaga Suro 2026

Pasalnya, beberapa perusahaan rokok diketahui rutin menebus pita cukai setiap periode, namun produk yang seharusnya beredar di pasaran justru sulit ditemukan.

Seorang aktivis senior di Kabupaten Sumenep menilai kondisi tersebut patut menjadi perhatian serius aparat penegak hukum maupun instansi pengawas cukai.

“Beberapa pabrik rokok di Sumenep memang tercatat rutin menebus pita cukai. Tapi anehnya, produk mereka nyaris tidak pernah terlihat beredar di warung-warung atau toko. Kalau rokoknya tidak beredar, lalu ke mana larinya pita cukai yang sudah dibayar itu,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, fenomena tersebut membuka ruang dugaan adanya praktik penyimpangan yang perlu diusut secara transparan.

Baca Juga:  Suara Rakyat Mulai Dipreteli Rezim Fasisme

Dia mendesak aparat penegak hukum, Bea Cukai, serta lembaga pengawas terkait untuk tidak menutup mata terhadap indikasi yang berkembang di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi yang dilakukan redaksi News9.id kepada Hayat selaku pemilik PR Bima Dharma Sejahtera belum memperoleh penjelasan resmi.

Bahkan, meski komunikasi telah direspons, yang bersangkutan belum memberikan keterangan terkait dugaan yang dialamatkan kepada perusahaannya. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru