BeritaPemerintahan

Rotasi Cepat, Kapolres Sumenep Kembali Diganti

104
×

Rotasi Cepat, Kapolres Sumenep Kembali Diganti

Sebarkan artikel ini
Rotasi Cepat, Kapolres Sumenep Kembali Diganti
FOTO: AKBP Rivanda yang sebelumnya menjabat Kapolres Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Menjelang penghujung tahun 2025, Polri kembali melakukan pergantian pucuk pimpinan di Polres Sumenep.

Pergeseran itu terjadi di tengah gelombang mutasi besar-besaran yang menyasar perwira tinggi dan menengah di lingkungan Polda Jawa Timur.

Kebijakan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/B/XII/Kep/2025 tertanggal 15 Desember 2025.

Dokumen itu mengatur rotasi puluhan pejabat kepolisian, mulai dari Kapolres hingga pejabat struktural di tingkat polda dan Mabes Polri.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bersifat rutin.

“Mutasi adalah hal yang wajar dalam suatu organisasi, termasuk di Polda Jawa Timur. Ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan kinerja dan penyegaran institusi,” ujar Jules Abraham Abast, dikutip, Sabtu (20/9).

Di Kabupaten Sumenep, AKBP Rivanda yang sebelumnya menjabat Kapolres Sumenep, resmi dipindahkan untuk mengemban amanah baru sebagai Kapolres Blitar.

Jabatan yang ditinggalkannya kini diisi oleh AKBP Anang Hardiyanto, perwira menengah Polri yang sebelumnya menjabat Kasat PJR Ditlantas Polda Sulawesi Utara.

Pergantian itu menambah daftar rotasi pimpinan di Polres Sumenep yang terjadi dalam kurun waktu relatif singkat.

Fenomena tersebut memunculkan perhatian publik, mengingat wilayah paling timur Pulau Madura itu kembali mengalami pergantian kepemimpinan di fase akhir tahun periode yang kerap diwarnai lonjakan aktivitas sosial, mobilitas masyarakat, hingga potensi gangguan kamtibmas.

Tidak hanya Sumenep, mutasi juga menyasar sejumlah Polres lain di Jawa Timur.

Di Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso digeser ke Polda Jatim sebagai Wadirreskrimsus, sementara kursi Kapolres Nganjuk kini diisi AKBP Suria Miftah Irawan yang sebelumnya bertugas di Polrestabes Surabaya.

Perombakan serupa juga terjadi di Gresik, Lamongan, Ngawi, Pasuruan, kawasan Tapal Kuda, hingga Malang Raya.

Sejumlah perwira bahkan dipromosikan ke jabatan strategis di luar daerah, seperti Polda Metro Jaya, Polda Papua, dan Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Sebaliknya, beberapa Kapolres baru didatangkan dari Mabes Polri maupun polda lain untuk mengisi kekosongan jabatan di Jawa Timur.

Rangkaian mutasi tersebut menegaskan bahwa Polri terus melakukan penataan internal menjelang pergantian tahun.

Khusus di Sumenep, pergantian Kapolres kembali menjadi sinyal bahwa wilayah tersebut masuk dalam radar perhatian organisasi, seiring kebutuhan penyesuaian kepemimpinan dan strategi pengamanan lokal yang dinilai krusial. ***

Tinggalkan Balasan

>