Selokan di Kelurahan Pajagalan Kota Sumenep Penuh Sampah

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Lokasi selokan tumpukan sampah di utara kantor Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, tepatnya simpang lima. @by_News9.id

FOTO: Lokasi selokan tumpukan sampah di utara kantor Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, tepatnya simpang lima. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kurangnya kepedulian terhadap lingkungan di wilayah Kelurahan Pajagalan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, semakin memprihatinkan.

Tumpukan sampah di selokan sekitar kota tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menjadi sumber berbagai penyakit menular yang mengintai masyarakat.

Tokoh masyarakat setempat, Zainolla, menyampaikan kekhawatirannya. Menurutnya, selokan yang dipenuhi sampah menjadi tempat ideal bagi nyamuk berkembang biak.

“Kondisi ini sangat berbahaya. Warga bisa terjangkit penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan chikungunya,” ujarnya kepada News9.id, Selasa (5/8/2025).

Zainolla juga menyoroti lemahnya sinergitas antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Sosialisasi tentang pentingnya kebersihan nyaris tidak ada. Pemerintah dan warga seolah berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Ironisnya, fasilitas tempat sampah di sepanjang jalan kota juga sangat minim.

Baca Juga:  Pasien Lumpuh Dipaksa Tebus Jamu Rp15 Juta, Polres Sampang Didesak Uji Lab

Hal itu memperparah kondisi karena masyarakat kesulitan membuang sampah pada tempatnya.

“Pemerintah harus hadir dengan langkah nyata. Jangan tunggu banjir atau wabah penyakit menyerang dulu baru bergerak. Edukasi, tindakan, dan penyediaan sarana harus ditingkatkan,” tambahnya.

Selain berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan, sampah yang menumpuk juga merusak kualitas air dan tanah.

Baca Juga:  REPNAS Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Khofifah-Emil Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim

Air yang tercemar limbah rumah tangga bisa berdampak pada kesehatan masyarakat jika digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sayangnya, saat kontributor News9 mencoba mengonfirmasi kepada Lurah Pajagalan, yang bersangkutan enggan memberikan keterangan.

“Maaf mas, saya masih ada pertemuan,” singkatnya sambil berlalu, Selasa (5/8/2025).

Situasi tersebut menuntut perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumenep agar segera menindaklanjuti permasalahan sampah, terutama di area selokan kota, sebelum krisis kesehatan lingkungan makin meluas. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru