Warga Dusun Dik Kodik Geram, Infrastruktur Gapura Timur Hancur Bertahun-tahun

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kondisi jalan di Dusun Dik Kodik, Desa Gapura Timur, Kecamatan Gapura, yang rusak parah. @by_News9.id

FOTO: Kondisi jalan di Dusun Dik Kodik, Desa Gapura Timur, Kecamatan Gapura, yang rusak parah. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Warga Dusun Dik Kodik, Desa Gapura Timur, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, mempertanyakan realisasi penggunaan Dana Desa yang setiap tahun dikucurkan pemerintah.

Pasalnya, warga geram hal itu tak berbanding lurus dengan kondisi infrastruktur jalan di wilayah mereka.

Kondisi jalan desa di Dusun Dik Kodik dilaporkan rusak parah dan penuh lubang.

Ironisnya, hingga kini belum ada penanganan nyata dari Pemerintah Desa (Pemdes) Gapura Timur, meski keluhan warga sudah berulang kali disampaikan.

“Pemerintah desa seakan tidak mau bertanggung jawab. Keluhan warga seperti tidak pernah didengar, padahal jalan ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat,” ujar salah satu warga setempat, Jumat (26/12/2025).

Saat hujan turun, lubang-lubang di badan jalan tergenang air, sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Baca Juga:  Proyek Pokir DPRD Sumenep Diduga Asal Jadi, Jalan Beton Hancur dalam Hitungan Bulan

Warga mengaku khawatir kecelakaan sewaktu-waktu bisa terjadi akibat kondisi tersebut.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan serius di tengah masyarakat, untuk apa Dana Desa dialokasikan jika infrastruktur dasar justru dibiarkan rusak?

Warga bahkan menilai prinsip good governance sama sekali tidak tercermin dalam tata kelola pemerintahan Desa Gapura Timur.

Baca Juga:  Barang Bukti BBM Ilegal Dilepas Senyap, Oknum Kasat dan Kanit Polres di Madura Dilaporkan

Pemdes dinilai berjalan sepihak, tanpa membuka ruang aspirasi, serta abai terhadap kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kepala desa itu jabatan sosial. Seharusnya lebih dekat dan peka terhadap kebutuhan warganya, bukan malah menjauh dari keluhan masyarakat,” tegas warga lainnya.

Alih-alih memperbaiki infrastruktur, pembiaran terhadap jalan rusak justru berpotensi menciptakan kesenjangan sosial baru.

Masyarakat menilai, jika kondisi itu terus dibiarkan, kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa akan semakin terkikis.

Lebih ironis lagi, warga mengungkapkan bahwa setiap tahun Dana Desa masuk ke kas desa, namun realitanya, masih banyak ruas jalan yang rusak berat.

Baca Juga:  Diduga Gunakan Setoran Pajak Oknum Kasun di Desa Tukum Kembalikan Uang Setoran Selesai Urusannya

Bahkan dalam beberapa kasus, warga diminta swadaya untuk memperbaiki jalan yang sejatinya menjadi tanggung jawab pemerintah desa.

“Kalau semua dibebankan ke masyarakat, lalu apa fungsi kepala desa? Lebih baik jalan desa diserahkan saja ke warga,” sindir warga dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Gapura Timur belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi terkait kondisi jalan rusak dan penggunaan Dana Desa yang dipersoalkan warga lantaran keterbatasan komunikasi. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru