Gagal Dapat Oksigen di Puskesmas Pragaan, Nyawa Warga Melayang

- Redaktur

Rabu, 14 Mei 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Masrul, warga Dusun Rembang, Desa Pragaan Daya, yang keluarganya meninggal saat mencari oksigen. @by_News9.id

Foto: Masrul, warga Dusun Rembang, Desa Pragaan Daya, yang keluarganya meninggal saat mencari oksigen. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Duka mendalam menyelimuti keluarga Masrul, warga Dusun Rembang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura.

Ia mengaku kecewa dan marah atas buruknya pelayanan di Puskesmas Pragaan yang diduga menjadi penyebab keluarganya meninggal dunia akibat kecelakaan saat mencari pertolongan medis.

“Pelayanan kesehatan di Puskesmas Pragaan, termasuk kepala UPT-nya, sampai hari ini sangat tidak becus. Akibatnya, keluarga saya menjadi korban,” ujar Masrul kepada News9.id dengan nada geram, Selasa (13/5/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa memilukan itu bermula saat Masrul bersama anggota keluarganya, A.B, membawa sang kakek yang tengah kritis untuk mendapatkan perawatan darurat di Puskesmas Pragaan.

Baca Juga:  Curi Meteran Listrik di Kafe Sampang, Dua Pria Ditangkap Polisi

Sesampainya di ruang UGD, petugas menyatakan bahwa pasien membutuhkan oksigen. Namun, puskesmas tersebut tidak memiliki stok oksigen sama sekali.

“Kami lalu putuskan mencari oksigen di klinik lain, salah satunya Klinik NU. Tapi dalam perjalanan, keluarga saya, A.B., justru mengalami kecelakaan dan terlindas truk hingga meninggal dunia,” jelasnya pilu.

Masrul menilai, kejadian tersebut merupakan bentuk kelalaian struktural dalam sistem pelayanan kesehatan yang seharusnya tidak terjadi.

Baca Juga:  Komisi I DPRD Sumenep Minta Agen LPG Nakal Segera Disikat Sesuai Kesepakatan Lama

Terlebih, saat dikonfirmasi kepada petugas puskesmas bahwa ketiadaan stok oksigen karena pembagian jatah secara merata yang telah dikoordinasikan dengan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

“Kalau oksigen tidak tersedia, lalu pasien harus bagaimana? Apakah harus pasrah menunggu ajal? Ini bukan hanya kelalaian, tapi sudah masuk kategori pembiaran yang nyaris seperti pembunuhan terselubung,” kecam Masrul.

Ia pun mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep, Dinas Kesehatan, serta Komisi I DPRD Sumenep untuk turun tangan menyikapi persoalan ini dengan serius.

“Saya minta Bupati, Wakil Bupati, Dinas Kesehatan, serta anggota Komisi I DPRD Sumenep segera menindaklanjuti kasus ini. Jangan sampai nyawa warga lain ikut menjadi korban seperti keluarga saya,” pungkasnya dengan tegas. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB