BPBD Keluarkan Peringatan Dini, Tiga Ancaman Alam Mengintai Sumenep

- Redaktur

Rabu, 21 Mei 2025 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (istimewa) Ach. Laili Maulidy, Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, @by_News9.id

Foto: (istimewa) Ach. Laili Maulidy, Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep resmi mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi bencana alam yang diperkirakan dapat terjadi sewaktu-waktu.

Tiga ancaman utama yang menjadi fokus adalah angin puting beliung, banjir atau genangan air, serta tanah longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Ach. Laili Maulidy, menegaskan peringatan tersebut bukan sekadar prediksi, melainkan hasil pemantauan intensif berdasarkan pola cuaca dan catatan kejadian selama tiga tahun terakhir.

“Setiap masa peralihan musim, tiga jenis bencana ini selalu berulang. Kami tidak lagi bicara kemungkinan, ini adalah pola. Ini ancaman nyata,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).

Dalam laporan BPBD, sejumlah wilayah di Sumenep telah mengalami dampak nyata dari bencana-bencana tersebut.

Baca Juga:  Tingkatkan Kewaspadaan Libur Panjang, Lapas Banyuwangi Sidak Kamar Warga Binan

Angin puting beliung merusak permukiman warga, banjir terjadi akibat saluran drainase yang tersumbat, dan longsor kecil mengancam daerah perbukitan serta lahan miring.

Sayangnya, kondisi itu diperparah oleh kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan serta minimnya kesadaran lingkungan.

“Banjir itu bukan semata-mata karena hujan deras, tetapi karena saluran air yang mampet. Dan itu akibat ulah manusia sendiri. Ini soal kesadaran kolektif,” tegas Laili.

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, BPBD terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan.

Baca Juga:  Kolaborasi TMMD ke-123 dan PKK, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Infrastruktur Desa

Peringatan dini disebarkan melalui berbagai kanal informasi, termasuk langkah edukatif guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

“Masyarakat tidak boleh hanya menunggu bantuan. Keselamatan itu dimulai dari diri sendiri. Ini tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Laili juga mendorong sinergi lintas sektor pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga dunia pendidikan untuk membentuk budaya sadar bencana di kalangan masyarakat.

“Bencana memang tidak bisa dicegah, tapi dampaknya bisa ditekan seminimal mungkin jika semua pihak bergerak bersama,” tegasnya lagi.

Di tengah ketidakpastian iklim global serta kemunculan fenomena kemarau basah yang menjadi ancaman baru.

Baca Juga:  Kabag Perekonomian dan SDA Lumajang Lakukan Monitoring LPG 3 Kilogram Secara Terpadu

Untuk itu, Laili menghimbau kepada masyarakat Sumenep agar tidak lagi bersikap reaktif, melainkan proaktif dalam menghadapi potensi bencana.

“Ini bukan soal alam yang marah, tetapi manusia yang lalai. Kita harus ubah cara pandang dan perilaku, mulai dari hal paling sederhana: jangan buang sampah sembarangan,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas
Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Perubahan APBD 2026 Sumenep: Pendapatan Turun Rp175,16 Miliar, Belanja Modal Justru Naik Rp46,18 Miliar
Nilai Sempurna, Bocah 5 Tahun Asal Sumenep Juara 1 VENUS Kompetisi Sains
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator

Berita Terbaru

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB

FOTO: H. Gufron, saat proses pembelian dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau di gudang utama Haswal Group. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana

Senin, 24 Agu 2026 - 14:51 WIB