Kepala Bea Cukai Madura Diduga Legitimasi Upeti, Cederai Agenda Presiden

- Editorial Team

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Syaiful Bahri, S.H., (kanan) Praktisi Hukum. @by_News9.id

FOTO: Syaiful Bahri, S.H., (kanan) Praktisi Hukum. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pernyataan kontroversial Kepala Bea dan Cukai Madura, Jawa Timur, Novian Darmawan, memantik amarah publik.

Di hadapan kerumunan demonstran LSM se-Madura, ia menyebut bahwa “upeti memang ada, di seluruh nusantara, bahkan belahan dunia pun demikian.”

Ucapan itu langsung menuai kritik tajam dari Praktisi Hukum Syaiful Bahri, S.H. menilai, pernyataan tersebut bukan hanya sembrono, tetapi juga berbahaya jika tidak disertai bukti nyata.

“Pernyataan Kepala Bea dan Cukai Madura itu mencederai marwah institusi yang ia pimpin. Alih-alih memperbaiki birokrasi, justru ia seakan mengakui bahwa praktik upeti adalah sesuatu yang lumrah dan dilegalkan,” tegas Saipul, Minggu (24/8/2025).

Kecaman semakin keras karena pernyataan Novian dinilai bertolak belakang dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang berkali-kali menegaskan perang terhadap korupsi.

Baca Juga:  Mahasiswa FIKOM Universitas Ciputra dan PIK-R Tandes Kembangkan Keterampilan Komunikasi Remaja

Presiden bahkan mengancam akan menindak tegas pejabat yang terlibat praktik suap dan pemerasan.

Namun, apa yang disampaikan Kepala Bea Cukai Madura justru memberi kesan bahwa korupsi di Indonesia terstruktur, masif, dan sistematis (TSM).

Baca Juga:  Pansus DPRD Sumenep Soroti Ketimpangan Pembangunan 2025, Kepulauan Jadi Catatan Kritis

Alih-alih melindungi rakyat, negara seakan dilegitimasi untuk memeras masyarakat melalui “upeti” yang dibungkus praktik ilegal.

Lebih ironis, pernyataan tersebut disampaikan di tengah kerumunan massa aksi. Artinya, ucapan ini dapat direkam, disebarluaskan, dan menjadi konsumsi publik nasional bahkan internasional.

“Efeknya tidak main-main. Indonesia bisa dipandang sebagai negara yang menganggap wajar praktik upeti dalam peredaran barang ilegal, termasuk rokok. Padahal ini jelas mencederai citra bangsa di mata dunia,” lanjut Saipul dengan nada geram.

Saipul Bahri mendesak Kepala Bea Cukai Madura segera klarifikasi terbuka dan mempertanggungjawabkan ucapannya.

Baca Juga:  23 SMP Swasta di Sumenep Terima Dana BOS 2025 di Atas Rp100 Juta

Jika tidak, kata dia, publik bisa menilai bahwa institusi Bea Cukai justru menjadi bagian dari praktik haram yang selama ini dilawan rakyat.

“Diam berarti membenarkan. Kalau tidak segera diluruskan, maka ini akan jadi bukti nyata bahwa korupsi dan upeti memang dilindungi, bukan diberantas,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB

FOTO: Korban saat di evakuasi dari TKP. @by_News9.id

PERISTIWA

Motor Terperosok ke Jurang 7 Meter, Pengendara Meninggal Dunia

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:27 WIB

FOTO: Skuad Garuda saat melawan Singapura pada laga Grup A. @by_News9.id

OLAHRAGA

Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:03 WIB