Cederai Institusi, Praktisi Hukum Desak Komisi XI DPR RI Tindak Kepala Bea Cukai Madura

- Redaktur

Selasa, 26 Agustus 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (istimewa) Syaiful Bahri, S.H., Praktisi Hukum Peradi Madura Raya, @by_News9.id

FOTO: (istimewa) Syaiful Bahri, S.H., Praktisi Hukum Peradi Madura Raya, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pernyataan Kepala Bea dan Cukai Madura, Novian Darmawan, yang menyebut praktik upeti terjadi di seluruh nusantara bahkan di berbagai belahan dunia, memicu polemik dan menuai kecaman keras dari publik.

Aktivis antikorupsi bersama praktisi hukum menilai pernyataan tersebut berpotensi melegitimasi praktik pungutan liar (pungli) yang jelas merugikan negara dan masyarakat.

Praktisi Hukum Peradi Madura Raya, Syaiful Bahri, S.H., menyebut pernyataan itu tidak pantas diucapkan oleh seorang pejabat negara karena berpotensi mencederai marwah institusi Bea dan Cukai.

“Kami mendukung aktivis yang akan melaporkan pernyataan tersebut ke Komisi XI DPR RI. Jika perlu, panggil yang bersangkutan untuk dimintai penjelasan dan pertanggungjawaban. Seorang pejabat negara seharusnya memberi teladan, bukan justru menormalisasi praktik mal-administrasi,” tegas Syaiful, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, langkah pelaporan ke Komisi XI DPR RI sangat tepat karena lembaga tersebut memiliki kewenangan dalam hal kebijakan fiskal, pengawasan anggaran, serta penguatan regulasi di sektor kepabeanan dan cukai.

Baca Juga:  Panggung Kreativitas Anak Yatim: Festival di Sumenep Bawa Keceriaan dan Inspirasi

Selain itu, Komisi XI juga dikenal aktif memperjuangkan transparansi dana bagi hasil cukai tembakau serta mendorong inovasi teknologi untuk menekan pungli di sektor kepabeanan.

“Ini bukan sekadar ucapan kontroversial, tetapi juga momentum untuk mendesak Dirjen Bea dan Cukai menegaskan komitmen pemberantasan pungli. Upeti hanya menguntungkan oknum-oknum tertentu, sementara institusi dan negara dirugikan,” lanjutnya.

Syaiful Bahri menegaskan, praktik upeti berbahaya karena bisa mengikis kepercayaan publik terhadap Bea dan Cukai.

Baca Juga:  Solidaritas Pemuda Banjar Barat: Dukung Kemenangan Fauzi–Imam Hasyim di Pilkada

Padahal, kata dia, lembaga tersebut memegang peran vital dalam mengatur arus barang dan fiskal negara.

Ia menambahkan, Bea dan Cukai semestinya fokus membangun sinergi dengan aparat penegak hukum untuk menciptakan layanan yang lebih transparan, efisien, dan pro-investasi.

“Jika sistem kepabeanan bersih, investor akan lebih percaya mengembangkan kawasan industri dan ekonomi kreatif, khususnya di Madura. Jangan sampai pejabatnya justru mengirim sinyal sebaliknya,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Bea dan Cukai Madura, Novian Darmawan, yang beberapa kali dihubungi awak media, memilih bungkam. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi
IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Berita Terbaru

FOTO: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang saat membagikan bendera merah putih. @by_News9.id

DAERAH

Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:35 WIB