Ranu Lading, Permata Tersembunyi Lumajang yang Tawarkan Keindahan

- Redaksi

Minggu, 5 Oktober 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Lumajang bersinergi bersama Kelompok Tani Hutan Gunung Lemongan. @by_News9.id

FOTO: Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Lumajang bersinergi bersama Kelompok Tani Hutan Gunung Lemongan. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Tak banyak yang tahu, di balik rimbunnya kaki Gunung Lemongan, tersembunyi sebuah danau yang menyimpan narasi kuat antara alam, sejarah, dan semangat gotong royong.

Ranu Lading, danau vulkanik tipe maar yang jarang ditemukan, kini bangkit sebagai potensi wisata berbasis komunitas.

Terletak di tengah kawasan perkebunan kopi peninggalan Belanda, Ranu Lading bukan hanya menawarkan lanskap alami yang tenang, tapi juga menyimpan jejak kolonial berupa loji kuno yang masih berdiri kokoh. Dikelola oleh kelompok tani kawasan hutan, danau ini mulai menunjukkan geliat sebagai ruang hidup, edukasi, sekaligus destinasi alternatif yang unik.

Baca Juga:  47 Petani Mengadu ke DPRD, Dugaan Intimidasi di Lahan Perhutani Jadi Sorotan

Menariknya, pengelolaan kawasan ini akan menjadi ruang sinergi antara warga dengan kalangan jurnalis.

Komunitas Jurnalis Jawa Timur Cabang Lumajang (KJJT), yang diketuai Septa Aridona, sejak pertemuan hari Sabtu (4/10/2025) berjanji akan aktif mendampingi dan mendorong perencanaan potensi Ranu Lading sebagai destinasi wisata berbasis konservasi dan literasi sejarah maupun pemanfaatan dalam budidaya ikan keramba.

“Kami di KJJT tidak hanya meliput, tapi juga terlibat langsung dalam proses membangun kesadaran dan memberdayakan masyarakat lokal. Ranu Lading punya potensi besar sebagai ekowisata edukatif yang perlu didorong bersama,” ujar Septa Aridona, Ketua KJJT Lumajang.

Keberadaan Ranu Lading juga penting secara ilmiah. Sebagai salah satu dari 27 danau maar di sekitar Gunung Lemongan, Ranu Lading terbentuk dari letusan uap air bawah tanah akibat pergerakan magma.

Baca Juga:  Antara Klaim dan Kenyataan: LPG 3 Kg di Banyuwangi Masih Misteri

Fenomena geologis ini menjadikannya situs penting untuk studi vulkanologi dan konservasi ekosistem air.

Kini, Ranu Lading berdiri sebagai simbol: bagaimana warisan sejarah, potensi alam, dan semangat warga dapat membangun masa depan bersama dari Lumajang untuk Indonesia.

Baca Juga:  Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sambutan hangat dari warga melalui salah seorang tokoh masyarakat dan juga aktivis penggerak masyarakat tani setempat, Jo Sugianto yang menjadi pioner pertanian serta pemanfaatan potensi ranu lading.

“Rumah ini bukan rumah saya, tapi rumah kita bersama. Ayo kita bangun bersama, dan sudah tidak usah mikir panjang untuk kesejateraan bersama,” ujar Jo, menegaskan bahwa tempat ini adalah ruang kolaboratif, antara jurnalis dan petani. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

47 Petani Mengadu ke DPRD, Dugaan Intimidasi di Lahan Perhutani Jadi Sorotan
Disbudporapar Sumenep Siapkan Wisata Budaya hingga Pantai Eksotis Saat Libur Lebaran
Sengketa Pengelolaan Coban Sewu – Tumpak Sewu Kian Menguat, Celah Hukum UU Pemda dan Kepariwisataan Disorot
Pembangunan Pariwisata di Lumajang Sebagai Sektor Strategis Penggerak Ekonomi Daerah
Hukum Tumpul Dipolres Sumenep: Mafia BBM Sedot Solar Subsidi di SPBU 54.694.08 Milik BUMD Sumenep
Promosikan Wisata Lokal, ISSITA Sumenep Konsisten Gaungkan Budaya Keris
150 Pemandu Wisata di Lumajang Berhasil Mendapatkan Sertifikasi Resmi dari BNSP
Air Terjun “Antrukan Pawon” Dunia Tersembunyi di Lumajang Cocok Buat Healing
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:26 WIB

47 Petani Mengadu ke DPRD, Dugaan Intimidasi di Lahan Perhutani Jadi Sorotan

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:51 WIB

Disbudporapar Sumenep Siapkan Wisata Budaya hingga Pantai Eksotis Saat Libur Lebaran

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:30 WIB

Sengketa Pengelolaan Coban Sewu – Tumpak Sewu Kian Menguat, Celah Hukum UU Pemda dan Kepariwisataan Disorot

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:32 WIB

Pembangunan Pariwisata di Lumajang Sebagai Sektor Strategis Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:01 WIB

Hukum Tumpul Dipolres Sumenep: Mafia BBM Sedot Solar Subsidi di SPBU 54.694.08 Milik BUMD Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB