Dr. Naghfir Jadi Teladan Pembayar BPHTB Terbesar di Sumenep

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Notaris Naghfir (kanan) saat menerima Penghargaan dari Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, (kiri), @by_News9.id

FOTO: Notaris Naghfir (kanan) saat menerima Penghargaan dari Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, (kiri), @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dr. Naghfir, S.HI., S.H., M.Kn., CPM., CH., C.Ht., selaku Notaris/PPAT dengan kontribusi pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) terbesar menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Penghargaan tersebut diserahkan bersamaan dengan Upacara Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Jumat (31/10/2025).

Pemberian penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kontribusi nyata para notaris yang turut mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak daerah, khususnya BPHTB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai penerima penghargaan, Dr. Naghfir menyampaikan rasa bangganya.

Baca Juga:  Jelang TMMD ke-123, Kodim 0821 Lumajang Bersihkan Lapangan Manunggal Krajan II

Ia menilai, apresiasi tersebut menjadi bukti bahwa profesi notaris memiliki peran penting dan strategis dalam mendorong pembangunan daerah melalui optimalisasi pajak peralihan hak atas tanah dan bangunan.

“Penghargaan ini bukan semata-mata hasil kerja pribadi, tetapi wujud kerja sama dengan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya pembayaran pajak daerah. Masyarakat Sumenep harus peduli terhadap pendapatan daerah melalui BPHTB,” ujarnya, dikutip locusjatim.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmennya memberikan pelayanan cepat, akurat, dan berorientasi pada kepuasan publik dalam setiap proses peralihan hak.

Baca Juga:  Insan Bismillah Melayani Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan di Tahun Keempat

Melalui pelayanan yang profesional, diharapkan masyarakat makin memahami bahwa pajak yang dibayarkan turut kembali dalam bentuk pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Naghfir menjelaskan bahwa peran notaris tidak hanya sebatas urusan administratif, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Peran notaris dalam pembayaran pajak ini bukan sekadar memproses dokumen, tetapi juga memberikan pemahaman bahwa masyarakat perlu berkontribusi melalui pajak peralihannya, yaitu BPHTB. Ini bentuk tanggung jawab moral seorang notaris,” terangnya.

Namun, ia juga mengakui masih terdapat tantangan di lapangan.

Baca Juga:  Satgas Pangan Sumenep Sidak Pasar, Pedagang Dilarang Timbun Bahan Pokok

Salah satunya, masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa BPHTB merupakan pajak daerah yang dikelola langsung oleh pemerintah kabupaten dalam kerangka otonomi daerah.

Kondisi tersebut membuat sosialisasi menjadi hal yang penting dan berkelanjutan.

Untuk itu, Naghfir menekankan pentingnya sinergi antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan para notaris/PPAT dalam memperkuat penerimaan pajak daerah.

“Bapenda dengan notarisnya harus terus bersinergi untuk meningkatkan pendapatan pajak. Jika kolaborasi ini terus diperkuat, BPHTB akan menjadi salah satu sumber PAD yang sangat potensial bagi pembangunan Sumenep,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB