Kades yang Ahli Menutup Telinga

- Editorial Team

Rabu, 12 November 2025 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (Ilustrasi) Warga saat menyampaikan keluh kesah, tangan sang Kepala Desa refleks terangkat menutup telinganya. @by_News9.id

FOTO: (Ilustrasi) Warga saat menyampaikan keluh kesah, tangan sang Kepala Desa refleks terangkat menutup telinganya. @by_News9.id

NEWS9OPINI – Di sebuah desa yang konon makmur, hiduplah seorang kepala desa yang dikenal luas karena keahliannya. Namun, keahlian itu bukan dalam hal memimpin, melainkan dalam seni menutup telinga.

Setiap kali muncul riak-riak keluhan dari warganya tentang jalan berlubang, sumur kering, sumber mata air yang tak lagi mengalir, hingga kisah tiga kepala dusun yang memilih “menghilang” dari perannya Bapak Kepala Desa Sera Barat, Munasit, selalu tanggap.

Tanggap bukan untuk menyelesaikan, tapi untuk menutup rapat-rapat telinganya.

Warga sudah hapal betul kebiasaannya. Begitu sang kepala desa muncul, dan ada warga yang mulai menyampaikan keluh kesah, tangannya refleks terangkat.

Baca Juga:  Pasien Meningkat, Target PAD RSMZ Sampang Naik 200 Miliar

Seolah ada sirine darurat yang hanya bisa didengar olehnya pertanda bahwa sudah waktunya menutup gerbang suara.

Mungkin dalam benaknya, “Jika tak kudengar, maka masalah itu tak ada.” Atau barangkali, “Suara rakyat hanyalah angin lalu, biarkan saja berlalu.”

Namun sayangnya, realitas tak seindah khayalannya. Ketika banjir bandang melanda dan warga berteriak minta tolong,

“Pak Lurah! Rumah kami terendam!” Bapak Kepala Desa menjawab santai, kedua telinganya masih tertutup,

Baca Juga:  12 Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Sampang Ditangkap, 15 Buron

“Hah? Apa? Saya tidak dengar! Suaranya terlalu bising!”

Saat kemarau panjang melanda, tanah retak, dan warga antre air bersih, mereka memohon,

“Pak Lurah, anak-anak kami kehausan!” Beliau hanya tersenyum sebuah senyum tipis yang lebih mirip ejekan sambil tetap dalam “mode tuli”, menikmati simfoni keheningan yang ia ciptakan sendiri.

Kini warga paham, yang tuli bukan telinganya, melainkan hatinya.

Hati yang memilih tak mau mendengar, hati yang menolak berempati. Padahal, telinga adalah jendela bagi hati tempat empati tumbuh dan solusi dimulai.

Baca Juga:  Pencairan DD Tahap I di Sampang Tertunda, Pemda Tunggu Penyesuaian Program Pusat

“Ah, sudahlah,” ujar seorang warga tua. “Biarkan saja beliau menikmati ketenangan palsunya. Masalah tak akan selesai hanya dengan menutup telinga. Kita yang harus membuka mata dan mencari pemimpin yang mau mendengar.”

Dan di tengah hiruk-pikuk keluhan rakyat yang tak kunjung didengar, Munasit tetap kokoh berdiri menjadi patung ketulian di tengah suara rakyat yang perlahan berubah menjadi teriakan perlawanan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TEMPO Berjudi di Madura
Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?
Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)
Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI
Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026
Mewujudkan Amanat Konstitusi: Langkah Nyata dan Peran Gerakan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:52 WIB

TEMPO Berjudi di Madura

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB

FOTO: Korban saat di evakuasi dari TKP. @by_News9.id

PERISTIWA

Motor Terperosok ke Jurang 7 Meter, Pengendara Meninggal Dunia

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:27 WIB

FOTO: Skuad Garuda saat melawan Singapura pada laga Grup A. @by_News9.id

OLAHRAGA

Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:03 WIB