BPBD Bergerak Cepat Tangani Dampak Angin Kencang di Sampang

- Redaktur

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tim BPBD Sampang saat melakukan evakuasi pohon berukuran besar tumbang dan menimpa bangunan sekolah, @by_News9.id

FOTO: Tim BPBD Sampang saat melakukan evakuasi pohon berukuran besar tumbang dan menimpa bangunan sekolah, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang bergerak cepat menangani dampak hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Peristiwa cuaca ekstrem ini terjadi pada Senin, 15 Desember 2025, sekitar pukul 16.38 WIB, dan mengakibatkan puluhan rumah warga serta fasilitas pendidikan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

“Kami langsung melakukan assesment dan evakuasi pohon tumbang begitu menerima laporan,” ujar Mohammad Hozin Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang. saat dikonfirmasi News9.id Selasa (16/12) petang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angin kencang tersebut berdampak signifikan di Desa Dharma Camplong, khususnya di Dusun Pesisir Timur dan Barat, serta SMP Negeri 1 Camplong.

Baca Juga:  Anggota Polsek Sekaran Patroli Ketahanan Pangan Dengan Cek Langsung ke Lahan Petani

Sejumlah pohon berukuran besar tumbang dan menimpa bangunan sekolah, antara lain ruang BK, ruang OSIS, dua laboratorium IPA, mushola, serta beberapa ruang kelas, dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang.

Selain kerusakan material, bencana ini juga menyebabkan satu orang warga mengalami luka ringan. Korban diketahui bernama Moh. Holil (50), warga Dusun Pesisir Timur, Desa Dharma Camplong.

BPBD mencatat, sebanyak 13 rumah warga mengalami kerusakan sedang, sementara 47 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan, mayoritas pada bagian atap. Kerusakan tersebut tersebar di wilayah pesisir timur dan barat desa setempat.

Baca Juga:  Sinergi TNI dan Warga Desa Burno Percepat Pengecoran Jalan Penghubung

Tak hanya itu, enam pohon tumbang dengan diameter antara 20 hingga 50 sentimeter juga menjadi fokus penanganan.

Pohon jenis cemara (3 pohon), trembesi (2 pohon), dan glodokan tiang (1 pohon) dilaporkan roboh akibat terpaan angin kencang.

Masih menurut Hozin, BPBD bersama unsur terkait langsung melakukan sejumlah langkah cepat.

“Upaya yang kami lakukan meliputi koordinasi lintas sektor, evakuasi dan pembersihan pohon tumbang, pendataan kerusakan rumah warga, dokumentasi lapangan, serta pelaporan kepada pimpinan,” jelasnya.

Penanganan di lapangan melibatkan BPBD Kabupaten Sampang, AGISENA BPBD Jawa Timur, Pj Desa Dharma Camplong, pihak SMPN 1 Camplong, serta warga setempat yang turut bergotong royong membantu proses evakuasi.

Baca Juga:  Satgas TMMD ke-123 Bangun Tugu Prasasti di Jembatan Dusun Tugu Desa Burno

Hingga Selasa sore pukul 15.35 WIB, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sampang terpantau berawan, sementara proses evakuasi pohon tumbang masih terus berlangsung.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan segera melaporkan jika menemukan kondisi berbahaya di lingkungan sekitar.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami mengajak masyarakat tetap tenang namun waspada,” tutup Hozin. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB