Tiga wajah, Tiga nama, Tapi Satu Kesamaan: Belum Ada Kepastian

- Editorial Team

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Nama dan calok Sekda Sumenep yang sering disebut, Agus Dwi Saputra (kiri), Eri Susanto (tengah), dan Arif Firmanto (kanan). @by_News9.id

FOTO: Nama dan calok Sekda Sumenep yang sering disebut, Agus Dwi Saputra (kiri), Eri Susanto (tengah), dan Arif Firmanto (kanan). @by_News9.id

OPININEWS9 – Di sudut-sudut kantor Pemkab Sumenep, obrolan soal kursi Sekda kembali menghangat. Bukan rapat resmi. Bukan pengumuman terbuka. Hanya bisik-bisik. Dari lorong ke lorong. Dari ruang kopi ke ruang tunggu.

Nama pertama yang sering disebut: Agus Dwi Saputra. ASN dengan rekam jejak birokrasi yang relatif lengkap. Namanya muncul pelan, tapi konsisten. Seolah selalu ada dalam daftar, tapi tak pernah benar-benar diumumkan.

Baca Juga:  Aktivis Bajingan

Nama kedua: Eri Susanto. Figur yang dikenal kalem, administratif, dan lama berkutat di meja kebijakan. Pendukungnya ada. Penyanggahnya juga tak sedikit. Tapi semuanya sepakat: belum ada tanda-tanda seleksi dimulai.

Lalu nama ketiga: Arif Firmanto. Ini nama yang sering muncul tiba-tiba. Kadang menguat, kadang menghilang. Seperti rumor yang hidup dari satu grup WhatsApp ke grup lainnya.

Baca Juga:  Jejak Kepemimpinan dan Visi Doktor Fauzi

Tiga nama itu beredar. Tapi hanya sebagai wacana. Bukan keputusan. Bukan proses. Apalagi pengumuman resmi.

Yang aneh, waktu terus berjalan. Tahun berganti. Tapi kursi Sekda Sumenep tetap abu-abu. Tidak gelap total, tapi juga jauh dari terang. ASN menunggu. Publik bertanya. Tapi pemerintah daerah memilih diam.

Baca Juga:  Dari Lapangan ke Percakapan Publik: Fenomena Arya Wiraraja Unija di Bupati Cup 2026

Seleksi belum dibuka. Panitia belum diumumkan. Jadwal tak jelas. Bahkan sinyal pun nyaris tak terdengar.

Sumenep seperti berjalan tanpa kompas administrasi tertinggi. Birokrasi tetap hidup, tapi tanpa nahkoda definitif. Dan tiga nama itu? Masih menggantung.

Masih wacana. Masih sebatas bahan obrolan dari kantor ke kantor, Sumenep sekali lagi, senyap. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TEMPO Berjudi di Madura
Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?
Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)
Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI
Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026
Mewujudkan Amanat Konstitusi: Langkah Nyata dan Peran Gerakan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:52 WIB

TEMPO Berjudi di Madura

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB