Mahasiswa Sumenep Turun Jalan Tolak Pemilukada Tak Langsung

- Editorial Team

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Masa aksi dari Aliansi BEM Sumenep di depan Gedung DPRD setempat. @by_News9.id

FOTO: Masa aksi dari Aliansi BEM Sumenep di depan Gedung DPRD setempat. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Aliansi BEM Sumenep Gelar aksi demonstrasi ke depan Gedung DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. pada Selasa (20/01/26).

Massa aksi berkumpul di Taman Tajamara Kolor Sumenep pukul 12.00 lalu berangkat secara bersamaan menuju Gedung DPRD Sumenep.

Aksi tersebut menyoal adanya wacana Pemilukada Tidak Langsung yang dinilai mencoreng demokrasi.

Pasalnya, pemerintah mengusulkan Pemilukada Tidak Langsung melalui ketua partai dan diamini oleh Prabowo Subianto.

Mahasiswa BEMSU menilai wacana tersebut jika sampai menjadi UUD, maka tidak sesuai dengan konstitusi Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM. Bahwa setiap Negara bentuk berpatisipasi dalam pemilihan umum yang dilaksanakan secara langsung bebas, rahasia, jujur, adil, dan transparan.

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan Surat Edaran Penting untuk Kepala Desa

Koordinator Lapangan (Korlap) Moh. Nurul Hidayatullah menyatakan, pihaknya menilai bahwa pemerintah tidak melihat masalah yang sering terjadi saat pemilihan langsung berupa praktek money politik.

“Yang harus diperbaiki adalah sistem pemilihan langsung bukan mengganti sistem pemilihan menjadi tidak Langsung,” ujarnya.

Hidayat juga menegaskan bahwa, dampak dari pemilukada tidak langsung berupa praktek politik transaksional, patronase, dan penguatan oligarki lokal.

“Kami menilai akan memperparah krisis representasi serta menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga politik,” tegasnya.

Orator aksi, Zainuddin menyampaikan, berdasarkan survei kompas.com sebanyak 85.1 persen yang menyetujui Pemilukada secara langsung. Hanya 11.6 persen yang menyetujui pemilukada tidak langsung.

Baca Juga:  Anggota Polsek Sekaran Patroli Ketahanan Pangan Dengan Cek Langsung ke Lahan Petani

Sehingga menurutnya data tersebut menjadi bukti kuat para elite politik perlu mempertimbangkan kembali wacana kebijakan tersebut.

“Rakyat tidak mau dibodohi oleh para elite, maka tegakkan demokrasi di Negara Republik Indonesia ini, dengan tetap mengadakan pemilahan” teriaknya saat orasi.

Zainuddin juga menilai, wacana tersebut tanpa hasil riset secara ilmiah, sehingga menurutnya jika elite mengusulkan adanya pemilukada tidak langsung baginya adalah bentuk pelecehan demokrasi.

“Pemerintah harusnya melakukan kajian yang panjang dengan para mahasiswa bukan langsung di usulkan dan dibahas oleh para elite politik saja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumenep Zainal Arifin menyatakan pihaknya bersama dengan barisan rakyat.Sebab kata dia secara kelembagaan partai PDI-perjuangan menolak wacana Pemilukada tidak langsung.

“Saya ketua DPRD Kabupaten Sumenep menolak dengan tegas wacana pemilihan kepala daerah melaluai DPRD karena tidak sesuai dengan amanat demokrasi,” tegasnya.

Berbeda dengan penyampaian, Ketua fraksi Gerindra, Abd Kholik pihaknya menyampaikan Akan patuh dengan pimpinan pusat jika wacana tersebut disahkan menjadi UUD.

Baca Juga:  Bupati Madiun Tinjau Pasar Sayur Caruban, Pastikan Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri

Dia juga menyatakan bahwa partai sebagai pilar demokrasi untuk tetap mematuhi UUD yang berlaku dari pusat.

“Saya sebagai kader partai Gerindra siap mematuhi semua UUD, tapi saya juga bersama dengan barisan rakyat menyampaikan segala aspirasi Mahasiswa,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat
IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal
Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Rabu, 30 September 2026 - 17:05 WIB

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WIB

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN

Berita Terbaru

FOTO: Fauzi As. @by_News9.id

OPINI

Surat AI pada Presiden dan Menhan

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:50 WIB

FOTO: Anggota PWRI Sumenep mengikuti agenda Cator Jurnalistik. @by_News9.d

DAERAH

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Rabu, 30 Sep 2026 - 17:05 WIB