Oknum Sekdes di Kepulauan Diduga Aniaya Anak di Bawah Umur

- Redaktur

Senin, 27 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Korban sebelum dibawa dan menjalani perawatan intensif di Puskesmas. @by_News9.id

FOTO: Korban sebelum dibawa dan menjalani perawatan intensif di Puskesmas. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan tindak penganiayaan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura.

Kali ini, peristiwa tersebut menyeret seorang Sekretaris Desa (Sekdes) Tonduk, Kecamatan Raas, yang diduga melakukan kekerasan terhadap seorang anak berinisial F.

Akibat kejadian itu, korban kini harus menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat karena mengalami luka serius hingga tidak mampu duduk.

Keluarga korban, Jamal, mengecam keras tindakan yang dinilai tidak manusiawi tersebut.

Baca Juga:  Skandal di Balik Mesin EDC, Dugaan Fraud Bank Jatim dan Bank Alif Mulai Terbongkar

Ia menilai perilaku yang diduga dilakukan oleh oknum perangkat desa itu mencerminkan tindakan premanisme dan tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik.

“Walaupun kami orang tidak punya, jangan ditindas. Kami juga punya hak untuk hidup dan dilindungi negara. Jangan mentang-mentang pejabat, lalu bertindak semena-mena,” tegas Jamal, Senin (27/4).

Ia berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan memberikan keadilan bagi korban, mengingat kondisi korban yang masih di bawah umur dan mengalami dampak fisik serius.

Baca Juga:  Arogansi atau Instruksi? Mangkirnya Pejabat Desa dari Panggilan DPRD Sampang

Sementara itu, Kapolsek Raas, Iptu Marsono, SH, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

Ia menyebut kejadian itu terjadi beberapa hari lalu, namun laporan resmi baru dibuat setelah orang tua korban yang berada di Bali tiba di Sumenep.

“Peristiwa itu terjadi dua hari lalu. Laporan sempat tertunda karena menunggu orang tua korban pulang dari Bali. Saat ini laporan sudah dibuat dan kasusnya mau kami limpahkan ke Polres Sumenep untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Marsono saat dikonfirmasi.

Kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti guna mengungkap kronologi kejadian secara utuh. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HP Warga Diduga Masih Dikuasai Banit Reskrim Polsek Masalembu
Polresta Sumenep Bongkar Kasus Narkoba, 7 Tersangka Diciduk dan 55,5 Gram Sabu Disita
Kasus Penganiayaan Oknum Pegawai DPUTR Sumenep Masuk Penyidikan
Truk Tua Berujung Perkara, Polisi Tetapkan Dua Warga Jember sebagai Tersangka
Perkara Dugaan Penganiayaan di Wiyung Surabaya Direstorative Justice
Pelarian Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Berakhir di Grobogan, Dua Pelaku Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Makelar di Lumajang Berulah! Uang Muka Dibayar, Motor Tak Kunjung Diantar
Daftar Kriminalitas Meningkat, Aktivis Kepulauan Desak Aparat dan Camat Arjasa Bertindak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:23 WIB

HP Warga Diduga Masih Dikuasai Banit Reskrim Polsek Masalembu

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Polresta Sumenep Bongkar Kasus Narkoba, 7 Tersangka Diciduk dan 55,5 Gram Sabu Disita

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kasus Penganiayaan Oknum Pegawai DPUTR Sumenep Masuk Penyidikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Truk Tua Berujung Perkara, Polisi Tetapkan Dua Warga Jember sebagai Tersangka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Perkara Dugaan Penganiayaan di Wiyung Surabaya Direstorative Justice

Berita Terbaru

FOTO: Sertijab empat pejabat utama dan enam Kapolsek jajaran. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran Polresta Sumenep Diganti

Kamis, 27 Agu 2026 - 06:39 WIB