Satgas MBG Sampang Evaluasi Dapur SPPG di Tambelangan, Pastikan Standarisasi Terpenuhi

- Redaktur

Kamis, 30 April 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tim Satgas MBG Sampang saat Moniv di Dapur SPPG Desa Samaran Kecamatan Tambelangan. @by_News9.id

FOTO: Tim Satgas MBG Sampang saat Moniv di Dapur SPPG Desa Samaran Kecamatan Tambelangan. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Tambelangan, Kamis (30/4).

Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas dapur memenuhi standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN), khususnya terkait kelayakan operasional dan sanitasi.

Monev dilakukan oleh tim Satgas Kabupaten yang didampingi Satgas Kecamatan, melibatkan sejumlah instansi terkait seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Baca Juga:  Bupati Fauzi Pasang 83 AIS untuk Nelayan Sumenep

Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanto, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menegaskan bahwa evaluasi difokuskan pada peningkatan standarisasi dapur sesuai pedoman BGN.

“Kegiatan ini untuk memastikan seluruh SPPG di Sampang memenuhi standar. Jika ada kekurangan, seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau pengelolaan sampah, harus segera diperbaiki agar sesuai ketentuan,” ujar Sudarmanto.

Selain aspek administrasi, tim juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas dapur, termasuk sistem IPAL, guna memastikan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan maupun mengganggu proses produksi makanan.

Baca Juga:  Peredaran 3 Kg Sabu di Sampang Digagalkan, Polisi Ringkus Satu Kurir 

Standar lain yang menjadi perhatian meliputi kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta sertifikasi halal.

Sudarmanto menambahkan, sesuai arahan BGN, seluruh SPPG di Kabupaten Sampang wajib meningkatkan kualitas layanan dan melengkapi seluruh persyaratan yang belum terpenuhi.

“Semua SPPG harus dipotret kondisinya. Yang belum lengkap wajib dilengkapi, mulai dari IPAL, SLHS hingga sertifikat halal,” katanya.

Dalam rangkaian monev tersebut, tim juga meninjau dapur SPPG Banjarbillah yang sebelumnya menjadi sorotan publik di media sosial terkait dugaan pemecatan relawan secara sepihak.

Baca Juga:  Proyek Drainase dan Pelebaran Jalan di Lumajang Diduga Langgar Prinsip Transparansi

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa isu tersebut tidak benar.

“Ternyata tidak ada pemutusan kerja secara sepihak, informasi itu tidak benar,” tegas Sudarmanto.

Sementara itu, terkait isu pengunduran diri Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di SPPG Banjarbillah, Sudarmanto enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.

Ia menyebut hal tersebut merupakan urusan internal dan menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional.

Melalui kegiatan ini, Satgas MBG Kabupaten Sampang berharap seluruh SPPG dapat beroperasi secara optimal, memenuhi standar nasional, serta menjamin kualitas dan keamanan pangan bagi masyarakat. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pria berinisial K (41) saat diamankan petugas. @by_News9.id

HUKRIM

Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB

FOTO: (istimewa) Lesty Annatul Annisa' @by_News9.id

OPINI

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:52 WIB

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB