Ditangkap Tanpa Laporan Polisi, Penanganan Dugaan Curanmor di Masalembu Tuai Sorotan

- Redaktur

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Masalembu. @by_News9.id

FOTO: Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Masalembu. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Proses penangkapan dua warga yang diduga terlibat dalam rencana pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menuai sorotan.

Pasalnya, muncul dugaan adanya kejanggalan dalam prosedur penangkapan karena disebut dilakukan sebelum adanya laporan resmi dari korban.

Kanit Reskrim Polsek Masalembu, Joko, menegaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan proses penangkapan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kami sudah melaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penangkapan dua orang,” ujarnya.

Namun, pernyataan tersebut justru memunculkan berbagai pertanyaan.

Berdasarkan pengakuan Kanit Reskrim, saat peristiwa dugaan percobaan pencurian sepeda motor milik Suhaniya terjadi, korban belum membuat laporan resmi ke Polsek Masalembu.

Baca Juga:  Tragedi KDRT Berujung Maut: Suami di Sumenep Ditangkap, Positif Narkoba

Hal itu dipersoalkan oleh Maktub Syarif. Menurutnya, jika benar belum ada laporan dari korban, maka dasar hukum maupun alasan polisi melakukan penangkapan patut dipertanyakan.

“Atas dasar apa anggota Polsek Masalembu membawa dan menangkap dua warga asli Masalembu, sementara saat itu belum ada laporan dari Ibu Suhaniya. Apa yang menguatkan bahwa keduanya adalah pelaku jika laporan saja belum diterima,” kata Maktub, Senin (27/7/2026).

Maktub menilai, apabila aparat mengklaim telah bertindak sesuai SOP, maka semestinya tindakan penegakan hukum dilakukan berdasarkan laporan atau adanya bukti yang cukup. Sementara dalam kasus ini, laporan korban justru disebut baru dibuat setelah kedua terduga diamankan.

“Saat Polsek Masalembu menangkap dua orang berinisial M dan Y, Ibu Suhaniya justru baru datang ke kantor polisi untuk membuat laporan. Pertanyaannya, apa yang sebenarnya dicuri. Sepeda motornya masih ada dan tidak ada satu pun barang yang dibawa oleh kedua terduga. Bahkan, penangkapan dilakukan lebih dari sepekan setelah peristiwa terjadi,” tegasnya.

Di sisi lain, keluarga salah satu terduga berinisial M membantah keterlibatan suaminya dalam dugaan tindak pidana tersebut.

Baca Juga:  Kasus Kekerasan Anak di Batu Putih Daya Masuk Kejari, Keluarga Korban Kawal Ketat

Hamama, istri M, mengaku keluarganya terkejut ketika suaminya tiba-tiba dibawa oleh anggota Polsek Masalembu.

“Suami saya tidak terlibat dalam peristiwa kriminal. Tiba-tiba dibawa oleh anggota Polsek Masalembu. Kami sekeluarga sangat terkejut dengan kejadian ini,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Polsek Masalembu belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait dasar hukum penangkapan sebelum adanya laporan resmi dari korban maupun alat bukti yang menjadi landasan tindakan tersebut. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Nola

Editor : Seno CS

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Oknum Pegawai DPUTR Sumenep Masuk Penyidikan
Truk Tua Berujung Perkara, Polisi Tetapkan Dua Warga Jember sebagai Tersangka
Perkara Dugaan Penganiayaan di Wiyung Surabaya Direstorative Justice
Pelarian Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Berakhir di Grobogan, Dua Pelaku Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Makelar di Lumajang Berulah! Uang Muka Dibayar, Motor Tak Kunjung Diantar
Daftar Kriminalitas Meningkat, Aktivis Kepulauan Desak Aparat dan Camat Arjasa Bertindak
Kasus Penganiayaan di Kalianget, Korban Minta APH Objektif, Jangan Lihat Kedekatan Keluarga
Ibu Diduga Aniaya Anak Kandung di Pamekasan hingga Tewas
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kasus Penganiayaan Oknum Pegawai DPUTR Sumenep Masuk Penyidikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Truk Tua Berujung Perkara, Polisi Tetapkan Dua Warga Jember sebagai Tersangka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Perkara Dugaan Penganiayaan di Wiyung Surabaya Direstorative Justice

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Pelarian Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Berakhir di Grobogan, Dua Pelaku Dibekuk Tim URC Macan Blambangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Makelar di Lumajang Berulah! Uang Muka Dibayar, Motor Tak Kunjung Diantar

Berita Terbaru

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB

FOTO: H. Gufron, saat proses pembelian dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau di gudang utama Haswal Group. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana

Senin, 24 Agu 2026 - 14:51 WIB