KMB Evaluasi Irigasi Plakaran Hijau, P3A Benahi dan Bantah Subkontrak

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tim KMB dan TPM saat mengevaluasi P3TGAI yang di kelola P3A Plakaran Hijau, di desa plakaran, jrengik, sampang. Kamis (28/7). @by_News9.id

FOTO: Tim KMB dan TPM saat mengevaluasi P3TGAI yang di kelola P3A Plakaran Hijau, di desa plakaran, jrengik, sampang. Kamis (28/7). @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Konsultan Manajemen Balai (KMB) melakukan monitoring dan evaluasi mendadak terhadap Program P3-TGAI di Desa Plakaran, Kecamatan Jrengik, Sampang, menyusul informasi yang beredar di masyarakat terkait kualitas pekerjaan.

Monitoring yang dilakukan Tenaga Ahli KMB Roif Fitrianto bersama Asisten Tenaga Ahli Arif Rahman dan Tenaga Pendamping Masyarakat Alawiyah Hafsah itu menemukan sejumlah bagian yang belum sesuai spesifikasi teknis.

“Evaluasi merupakan bagian dari mekanisme pengendalian mutu pekerjaan. Beberapa bagian yang dinilai belum sesuai langsung menjadi bahan perbaikan,” ujar Roif Fitrianto. Saat pimpin evaluasi ke lokasi, Kamis (30/7).

Yang menarik, temuan tersebut justru disambut positif oleh pengurus P3A Plakaran Hijau. Ketua P3A Edi Purnomo menyatakan kesiapan membongkar dan mengerjakan ulang bagian yang dinilai kurang sesuai.

“Kami segera melakukan perbaikan sebagai bentuk komitmen terhadap mutu pekerjaan,” tegas Edi Purnomo.

Monitoring juga mengklarifikasi isu subkontrak yang beredar. Edi menjelaskan keberadaan tenaga kerja dari luar desa hanya untuk membantu mengatasi keterbatasan tukang setempat yang sedang sibuk dengan musim tanam tembakau.

“Seluruh pekerjaan tetap dikelola dan menjadi tanggung jawab P3A Plakaran Hijau. Tidak ada penyerahan kepada pemborong,” jelasnya.

Arif Rahman menambahkan seluruh informasi yang beredar telah diklarifikasi langsung dan dicocokkan dengan kondisi lapangan untuk memastikan akurasi data.

Baca Juga:  Babinsa Dawuhan Lor Aktif Monitor Pompanisasi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Langkah perbaikan yang diambil P3A menunjukkan mekanisme pengawasan program berjalan efektif dengan pendekatan kolaboratif antara pendamping dan pelaksana di lapangan.

Sebelumnya di beritakan proyek irigasi P3TGAI yang di kelola P3A Plakaran Hiaju senilai Rp195 juta di Desa Plakaran, Kecamatan Jrengik, Sampang, disorot aktivis karena diduga tak sesuai spesifikasi teknis. Selasa (28/7). ***

Facebook Comments Box

Penulis : Sup

Editor : Seno CS

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenal Pamit Kapolres Madiun, Bupati Hari Wuryanto Tekankan Penguatan Sinergi demi Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Daerah
PKDI Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan Polresta Sumenep
Pilkades Sumenep 2027 Bakal Gunakan e-Voting
Jurnalis Sampang Gelar Aksi Tolak Sebutan “Londo Ireng”
PCNU Kabupaten Probolinggo Desak Pemerataan Pembangunan hingga Penanganan Nikah Siri dan Stunting
Tim KMB Turun Evaluasi Proyek Irigasi HIPPA Agil Jaya di Sampang
Dipercaya Lagi, M. Hariri Nahkodai KJS Periode 2026–2029
Puncak Harkopnas ke-79 Ribuan Masyarakat Pamekasan mengikuti JJS
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:10 WIB

KMB Evaluasi Irigasi Plakaran Hijau, P3A Benahi dan Bantah Subkontrak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Kenal Pamit Kapolres Madiun, Bupati Hari Wuryanto Tekankan Penguatan Sinergi demi Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Daerah

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:08 WIB

PKDI Perkuat Sinergi dan Komunikasi dengan Polresta Sumenep

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:18 WIB

Jurnalis Sampang Gelar Aksi Tolak Sebutan “Londo Ireng”

Senin, 27 Juli 2026 - 23:28 WIB

PCNU Kabupaten Probolinggo Desak Pemerataan Pembangunan hingga Penanganan Nikah Siri dan Stunting

Berita Terbaru