Distribusi Bapang Serentak di Kecamatan Kromengan Banyak Belum Tepat Sasaran 

- Editorial Team

Sabtu, 5 September 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Warga penerima bantuan terlihat antusias dan sudah berkumpul di kantor desa. @by_News9.id

FOTO: Warga penerima bantuan terlihat antusias dan sudah berkumpul di kantor desa. @by_News9.id

MALANG, NEWS9 – Bantuan pangan (Bapang) alokasi Juli – September 2026 dilaksanakan serentak di 3 desa di Kecamatan Kromengan, salah satunya di Pendopo Agung Pemerintah Desa Kromengan, Jumat (4/9/2026).

Warga penerima bantuan terlihat antusias dan sudah berkumpul di kantor desa sejak pagi. Tampak beberapa warga lansia juga ikut mengantri dalam kegiatan tersebut.

Menurut informasi yang diberikan oleh Ika, salah satu perangkat desa Kromengan, setiap penerima manfaat akan mendapatkan 30 kg bantuan beras Bulog.

“Setiap penerima mendapatkan 30 kg beras, kalau untuk desa Kromengan sendiri sekitar 800-an kalau tidak salah,” katanya.

Informasi yang didapat awak media dari salah satu pendamping PKH Kecamatan Kromengan, setiap desa mendapatkan bantuan sesuai jumlah penerima manfaat yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 4.

Baca Juga:  Alokasikan DBHCHT 1,9 Miliar Rupiah untuk Kelompok Rentan Buruh Tembakau di Lumajang

Berikut jumlah data penerima Bapang alokasi Juli – September 2026 :

1. Desa Jatikerto : 585 PBP

2. Desa Slorok : 398 PBP

3. Desa Ngadirejo : 449 PBP

4. Desa Kromengan : 817 PBP

5. Desa Karangrejo : 725 PBP

6. Desa Peniwen : 449 PBP

7. Desa Jambuwer : 739 PBP

Menurut salah satu sumber yang tidak berkenan disebutkan namanya mengatakan jika Bapang ini pun masih banyak salah sasaran.

Karena ada beberapa tetangganya yang kehidupannya miskin, tidak mempunyai penghasilan tetap, tapi tidak mendapatkan bantuan pangan.

“Sementara ada warga yang mampu, punya kebun dan sawah, tapi malah mendapat, kan aneh. Apa ini gara-gara sensus ekonomi itu,” ujarnya dengan nada penasaran.

Menurut Katim PKH Kecamatan Kromengan, Sifera Pumila mengatakan kepada awak media, data Desil 1 – 4 dan berhak menerima bantuan mengacu pada data BPS dan hasil dari data BPS itu yang digunakan.

“Yang memenentukan desil itu BPS, data hasil dari BPS diterapkan pada bansos, sementara kami di pendamping PKH saat ini hanya membantu monitoring pendistribusiannya,” ujarnya.

Kasi Kesos Kecamatan Kromengan Muji, saat dikonfirmasi terkait hasil dari kegiatan groundcheck (GC) di masyarakat untuk mendata kelayakan agar tepatnya bansos pada masyarakat melalui pesan Whatsapp pun tidak menjawab sama sekali hingga berita ini ditayangkan.

Baca Juga:  Masyarakat Desa Ranupane Untuk Tetap Waspada Terhadap Perkembangan Karhutla

Salah satu staf BPS Kabupaten Malang Rani, yang menurut para mitra BPS di wilayah Kromengan menjadi koordinator di wilayah Kromengan pada saat Sensus Ekonomi tahun ini pun saat dihubungi wartawan melalui nomor handphonenya juga tidak merespon.

Baca Juga:  Dinkes-P2KB Sumenep Dinilai Tak Becus Kelola Pelayanan Faskes Puskesmas Masalembu

Hingga berita ini diturunkan, media tetap membuka ruang hak jawab bagi beberapa pihak, agar terpenuhinya keberimbangan informasi yang tersampaikan. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Hw

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Prenduan Sumenep
Warga Binaan Rutan Sampang Meninggal Dunia, di RSUD Moh Zyn, Akibat Serangan Jantung
Tujuh Orang Diamankan Polisi di Probolinggo, Perselisihan Warga Masih Diselidiki
Pembangunan TPT Rp 150 Juta di Desa Patemon Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Material
Propam Selidiki Dugaan Perilaku Oknum Polisi terhadap Masyarakat di Probolinggo
Proses Eksekusi Tanah di Paiton Diwarnai Penolakan
DPRD Sampang Desak Usut Tuntas Dugaan Perselingkuhan ASN Puskesmas Robetal
Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Prenduan Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Warga Binaan Rutan Sampang Meninggal Dunia, di RSUD Moh Zyn, Akibat Serangan Jantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Tujuh Orang Diamankan Polisi di Probolinggo, Perselisihan Warga Masih Diselidiki

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Pembangunan TPT Rp 150 Juta di Desa Patemon Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Material

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Propam Selidiki Dugaan Perilaku Oknum Polisi terhadap Masyarakat di Probolinggo

Berita Terbaru

FOTO: Ahmad Musyaddad, ST, Pj Kepala Desa Bringin, @by_News9.id

DAERAH

Pj Kades Bringin Sampang Apresiasi 81 Tahun Pengabdian TNI

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:30 WIB