SAMPANG, NEWS9 – Menjelang pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang direncanakan mulai bergulir pada Juni 2025, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Salwa Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, menggelar kegiatan sosialisasi sebagai bagian dari tahap awal pelaksanaan program tersebut.
Sosialisasi yang berlangsung pada Jumat (23/5/25) di Yayasan Garda 08 Dusun Kembang Timur, Desa Ketapang Timur, dihadiri sejumlah pihak terkait.
Di antaranya Babinsa Ketapang Timur Kopka Yusu, Bhabinkamtibmas Aipda Dedy, Kepala SPPG Eka Putri Kurniasari, pengelola program Mahfud Hadi, akuntan Nuarishi Fitrika Rohmah, ahli gizi Indah Maulana Astutik, serta perwakilan lembaga pendidikan penerima manfaat.
Program MBG ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah dengan tingkat kerentanan ekonomi tinggi.
SPPG Salwa ditunjuk sebagai pelaksana program melalui pengelolaan dapur umum di titik-titik lokasi yang telah ditetapkan di Desa Ketapang Timur.
“Kami siap menjalankan amanah Presiden dalam menurunkan angka stunting serta membentuk generasi yang sehat dan berkualitas melalui program MBG ini,” ungkap Mahfud Hadi, pengelola SPPG Salwa, dalam keterangannya.
Program MBG akan difokuskan pada lembaga pendidikan serta anak-anak dari keluarga prasejahtera, dengan harapan dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman gizi buruk.
Kapolsek Ketapang, Iptu Eko Puji Waluyo, S.H., menyatakan bahwa jajaran Polsek dan Danramil Ketapang akan turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran setiap tahapan program.
“Kami berkomitmen menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif dalam rangka mendukung keberhasilan program MBG yang menjadi bagian dari agenda nasional,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar-instansi dan Forkopimcam dalam memastikan keberlanjutan program sosial seperti MBG, yang tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan sektor-sektor strategis lainnya. ***












