Narkoba di Pulau Masalembu Mencekam,  Satgas Bannar Ansor Angkat Bicara

- Redaktur

Kamis, 31 Juli 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Saipur Rahman, Ketua Satgas BANAAR Ansor sekaligus anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PKB Dapil 7, @by_News9.id

FOTO: Saipur Rahman, Ketua Satgas BANAAR Ansor sekaligus anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PKB Dapil 7, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Peredaran narkotika di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencekam generasi penerus bangsa.

Bisnis haram tersebut bukan hanya masih eksis, namun disebut-sebut semakin tumbuh subur, seolah tanpa hambatan berarti dari aparat penegak hukum.

Ironisnya, salah satu lokasi transaksi narkoba dikabarkan hanya berjarak sekitar 60 meter dari kantor Polsek Masalembu.

Fakta itu memicu pertanyaan besar publik tentang keseriusan dan efektivitas aparat dalam memberantas peredaran barang haram tersebut.

Baca Juga:  Istri Babak Belur, Suami Sadis Dasuk Akhirnya Diseret ke Meja Hijau

Narkotika jenis sabu masih diduga masuk melalui jalur laut dan menjadi bagian dari jaringan bisnis gelap yang terorganisir rapi.

Kondisi itu memperparah citra Masalembu sebagai wilayah yang mulai diidentikkan dengan sarang narkoba.

Saipur Rahman, Ketua Satgas BANAAR Ansor sekaligus anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PKB Dapil 7, angkat bicara mengenai fenomena tersebut.

Saat dikonfirmasi News9.id, dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama waspada dan introspektif.

“Mari jaga anak-anak kita dari pengaruh pergaulan buruk. Kita harus berani bertanya kenapa pulau yang kita cintai bisa menjadi sarang narkoba? Jangan lepas dari spiritualitas, perbanyak sholawat, minta bimbingan Kanjeng Nabi agar dijauhkan dari hal-hal negatif seperti narkoba,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).

Lebih lanjut, Saipur mengingatkan bahwa terkadang masyarakat terjebak dalam anggapan bahwa pelaku peredaran narkoba adalah pihak yang semata-mata harus ditindak.

Baca Juga:  Pangdam V/Brawijaya Dorong Ketahanan Pangan di Lumajang, Produksi Beras Jatim Ditarget Naik 2 Juta Ton

Padahal, menurutnya, kesadaran spiritual dan sosial dapat menjadi tameng utama.

“Kalau kita sadar, dan Allah memberi kesadaran, meskipun sabu segunung pun disodorkan, tidak akan kita sentuh,” ujarnya.

Sebagai putra daerah, Saipur menegaskan bahwa semua pihak khususnya Aparat Penegak Hukum (APH) memiliki tanggung jawab besar untuk tidak tinggal diam.

Baca Juga:  Waspada di Jalan Raya, Seorang Ibu di Sampang Jadi Korban Jambret

Ia mendesak agar APH benar-benar hadir secara aktif dan nyata dalam menangani persoalan narkoba yang merusak masa depan generasi muda Masalembu. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Desak Polisi Bongkar Bandar dan Putus Dugaan Backing Narkoba Masalembu
Polisi Naikkan Perkara Lisdes Tebang Pohon Warga ke Penyidikan
Dugaan Tambang Ilegal dan Penyerobotan Hutan, Polres Probolinggo Tegaskan Usut Sesuai Hukum
Pohon Siwalan Ditebang, Asmawi Berdalih Bukan Koordinator Lisdes
Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan
Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram
Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:39 WIB

DPRD Desak Polisi Bongkar Bandar dan Putus Dugaan Backing Narkoba Masalembu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Polisi Naikkan Perkara Lisdes Tebang Pohon Warga ke Penyidikan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Pohon Siwalan Ditebang, Asmawi Berdalih Bukan Koordinator Lisdes

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Berita Terbaru