Kades Lobuk Apresiasi Kemah Hijau DLH Sumenep, Edukasi Lingkungan Tak Sekadar Seremoni

- Redaktur

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni, saat membuka kemah hijau bersama berbagai elemen pendidikan, mulai dari perguruan tinggi, SMA, SMP hingga sederajat, @by_News9.id

FOTO: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni, saat membuka kemah hijau bersama berbagai elemen pendidikan, mulai dari perguruan tinggi, SMA, SMP hingga sederajat, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Kemah Hijau sebagai upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 13–14 Desember 2025, di Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto.

Kemah Hijau tidak berhenti pada agenda simbolik.

DLH Sumenep memusatkan kegiatan pada aksi nyata pelestarian lingkungan, mulai dari bersih-bersih pantai, edukasi pengelolaan dan pemilahan sampah, hingga penanaman mangrove di kawasan pesisir.

Edukasi lingkungan disampaikan langsung oleh tim DLH Kabupaten Sumenep bersama DLH Provinsi Jawa Timur.

Peserta dibekali pemahaman tentang dampak sampah terhadap ekosistem laut serta pentingnya perubahan perilaku dalam mengelola limbah rumah tangga.

Baca Juga:  Patroli Harkamtibmas Polres Lamongan Fokus Cegah Premanisme dan Gangguan Kamtibmas

Kegiatan itu melibatkan berbagai elemen pendidikan, mulai dari perguruan tinggi, SMA, SMP hingga sederajat, sebagai bentuk kolaborasi lintas generasi dalam menjaga lingkungan pesisir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni, menegaskan bahwa Kemah Hijau dirancang untuk membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Masalah lingkungan tidak bisa diselesaikan hanya dengan regulasi. Dibutuhkan kesadaran kolektif dan keterlibatan generasi muda agar pelestarian alam benar-benar berjalan,” tegas Anwar Syahroni.

Ia menambahkan, penanaman mangrove menjadi langkah strategis untuk menjaga garis pantai dari abrasi sekaligus memperkuat ekosistem pesisir yang selama ini rentan terhadap kerusakan.

“Kami berharap kegiatan serupa dapat menjadi gerakan berkelanjutan dan memantik kepedulian masyarakat luas terhadap krisis lingkungan yang kian nyata,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lobuk, Moh. Saleh, S.Pd.I., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Kemah Hijau yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep di Pantai Matahari.

Baca Juga:  Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pengoroyokan, Tiga Tersangka Serahkan Diri

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi atas seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan DLH Sumenep. Ini bukan sekadar acara, tetapi edukasi nyata bagi masyarakat dan generasi muda,” ujar Moh. Saleh.

Ia menilai, aksi bersih pantai, edukasi pengelolaan sampah, hingga penanaman mangrove menjadi langkah konkret dalam menjaga ekosistem laut dan mencegah kerusakan lingkungan di wilayah pesisir Desa Lobuk.

Baca Juga:  Oknum Dosen di Kampus Pesantren Bondowoso Terlibat Dugaan Skandal Perzinahan

Moh. Saleh berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan melibatkan masyarakat desa secara lebih luas, sehingga kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

“Kami berharap program seperti ini bisa berkesinambungan dan menjadi budaya bersama. Lingkungan bersih adalah tanggung jawab kolektif,” tegasnya.

Pemerintah Desa Lobuk, lanjutnya, siap bersinergi dengan DLH Sumenep dan berbagai pihak dalam mendukung program pelestarian lingkungan demi keberlanjutan sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat pesisir. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas
Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Perubahan APBD 2026 Sumenep: Pendapatan Turun Rp175,16 Miliar, Belanja Modal Justru Naik Rp46,18 Miliar
Nilai Sempurna, Bocah 5 Tahun Asal Sumenep Juara 1 VENUS Kompetisi Sains
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator

Berita Terbaru

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB

FOTO: H. Gufron, saat proses pembelian dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau di gudang utama Haswal Group. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana

Senin, 24 Agu 2026 - 14:51 WIB