BERITA

Bayi Prematur Ditemukan dalam Kardus di Tanah Lapang, Polisi Lakukan Penyelidikan

443
×

Bayi Prematur Ditemukan dalam Kardus di Tanah Lapang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebarkan artikel ini
Foto: Warga Desa Gunung Kesan, yang digegerkan dengan penemuan bayi. @by_News9.id
Foto: Warga Desa Gunung Kesan, yang digegerkan dengan penemuan bayi. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Warga Dusun Gunung Barat, Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga dibuang di sebuah kardus, Rabu (7/5).

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup oleh seorang warga saat tengah mencari rumput.

Penemu bayi, Kaimin (50), mengatakan bahwa dirinya mendengar suara tangisan dari arah tanah lapang sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca Juga:  Menggali Kemandirian Pangan, Majelis Maiyah Jhembhâraté Sampang Gelar Diskusi Publik Edisi ke-11

Saat didekati, suara tersebut ternyata berasal dari sebuah kardus yang berisi seorang bayi mungil.

Ia kemudian membawa bayi itu ke rumah istrinya, Rifatma, di Desa Blu’uran.

Keesokan harinya, Kamis (8/5), Rifatma membawa bayi tersebut ke Pos Pelayanan Terpadu (Polindes) Gunung Kesan guna menjalani pemeriksaan kesehatan.

Baca Juga:  Ekskavator Diduga Terkait Tambang Ilegal Gegerkan Warga, Mantan Kades Klarifikasi: Itu untuk Aksi Sosial

Hasil pemeriksaan awal menyatakan bahwa bayi tersebut merupakan bayi prematur berusia sekitar tujuh bulan dan berjenis kelamin perempuan.

Atas saran bidan desa, bayi itu selanjutnya dirujuk ke Puskesmas Karang Penang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kepala Seksi Humas Polres Sampang, Ipda Andi Amin, S.H., M.H., membenarkan adanya laporan penemuan bayi tersebut.

Baca Juga:  Pedagang Food Colony Resah: Diminta Bayar Uang Keamanan Usai Kasus Kehilangan

Dalam keterangan persnya pada Kamis (8/5), ia menyampaikan bahwa jajaran Polsek Karang Penang, dipimpin Kapolsek Iptu Dwi Abdullah, telah mendatangi lokasi penemuan dan rumah saksi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap pelaku pembuangan bayi dan motif di baliknya. ***