Ekskavator Diduga Terkait Tambang Ilegal Gegerkan Warga, Mantan Kades Klarifikasi: Itu untuk Aksi Sosial

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Mantan Kades Junaidi (kiri) dan Excavator yang dimaksud dalam berita. @by_News9.id

FOTO: Mantan Kades Junaidi (kiri) dan Excavator yang dimaksud dalam berita. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Sebuah ekskavator jenis Kobelco yang sempat terparkir di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, memicu kehebohan di jagat maya.

Alat berat tersebut diduga sebagai barang bukti aktivitas tambang ilegal, namun belakangan diketahui digunakan untuk aksi sosial oleh mantan Kepala Desa Pasrujambe, Junaidi.

Junaidi membantah tegas tudingan tersebut dan menyatakan bahwa alat berat itu digunakan murni untuk kepentingan kemanusiaan dalam penanganan banjir.

“Pada 19 Agustus 2025, hujan deras selama tiga hari berturut-turut menyebabkan banjir hingga satu meter yang merendam rumah-rumah warga dan memutus Jalan Nasional. Saya dihubungi langsung oleh Ketua DPRD Lumajang, Bu Oktaviani, untuk membantu pengerukan sungai,” terang Junaidi, Selasa (16/9/2025).

Ia menambahkan bahwa ekskavator dibawa karena alat lain dalam kondisi rusak.

Baca Juga:  Tangkal Isu Ketidakhadiran, Pejabat Pamolokan Ungkap Strategi Shift Demi Pelayanan Maksimal

Operasional alat didanai dari penjualan material hasil pengerukan yang digunakan untuk menutup biaya BBM dan honor operator.

“Ini bukan tambang ilegal. Tidak ada aktivitas pertambangan karena SKAB belum ada. Saya hanya bergerak atas dasar kemanusiaan,” tegasnya.

Sebelum pengerjaan, Junaidi mengaku telah berkoordinasi dengan unsur Muspika Candipuro, termasuk Kapolsek, Danramil, Camat, dan Kepala Desa Sumberwuluh.

“Saya juga kirim voice note dan SMS ke Pak Kades, semua pihak tahu. Tidak ada kegiatan tambang di situ,” imbuhnya.

Junaidi menyayangkan opini liar yang berkembang di media sosial dan berharap masyarakat tidak terburu-buru menghakimi tanpa informasi yang utuh. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, @by_News9.id

DAERAH

Pilkades Sumenep 2027 Bakal Gunakan e-Voting

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:28 WIB