Dorong Kepastian Hukum Pilkades, Aktivis Masyarakat Sipil Sampang Jalin Dialog Konstruktif dengan DPRD

- Penulis

Kamis, 24 April 2025 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Aliansi Pemuda Mahasiswa Sampang (APMS), saat Dialog Konstruktif dengan DPRD Sampang. @by_News9.id

Foto: Aliansi Pemuda Mahasiswa Sampang (APMS), saat Dialog Konstruktif dengan DPRD Sampang. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Komitmen terhadap transparansi dan kepastian hukum dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendapat perhatian serius dari elemen masyarakat sipil, Kamis (24/4/25).

Enam perwakilan dari gabungan aktivis sipil menggelar audiensi dengan Komisi I DPRD Sampang untuk mendorong kejelasan regulasi terkait Pilkades serentak.

Para aktivis yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Sampang (APMS), Musyawarah Perjuangan Rakyat (Muspera), serta Masyarakat Penyelamat Demokrasi–Teras Rakyat, menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada Ketua Komisi I DPRD Mohammad Salim bersama anggota komisi lainnya, yakni H. Abdussalam, Rahmad Hidayat, dan Nasafi.

Baca Juga:  Toilet Umum di Food Coloni Berbayar 

Mahrus, salah satu perwakilan aktivis, menyampaikan bahwa langkah itu lahir dari kolaborasi lintas organisasi yang memiliki visi bersama dalam memperjuangkan proses demokrasi yang bersih dan taat aturan.

“Tujuan kami adalah untuk mencari kejelasan soal dasar hukum pelaksanaan Pilkades, termasuk apakah akan tetap dilaksanakan atau mengalami penundaan sesuai regulasi terbaru,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 sebagai perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 2014 hanya mengatur tentang perpanjangan masa jabatan kepala desa dari enam menjadi delapan tahun.

Namun, belum ada penjelasan eksplisit terkait mekanisme penundaan Pilkades, sehingga memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Siapkan 271 Personel dan 5 Pos, Polres Sampang Jamin Keamanan Mudik Lebaran 2026

Sayangnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang diharapkan hadir untuk memberi penjelasan dari sisi eksekutif, tidak dapat memenuhi undangan tersebut.

Meski demikian, para aktivis tetap mengapresiasi ruang dialog yang difasilitasi oleh Komisi I DPRD.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Sampang Mohammad Salim menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik aspirasi yang disampaikan secara konstruktif.

“Mereka fokus pada aspek regulasi, dan kami menjelaskan bahwa saat ini memang masih ada kekosongan aturan turunan dari UU Desa terbaru karena PP-nya belum terbit,” terangnya.

Menurut Salim, Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 terkait Pilkades masih berlaku, namun akan ada penyesuaian agar selaras dengan semangat UU yang baru.

Baca Juga:  Bupati dan Wabup Lumajang Lepas Ratusan Peserta Lomba Baris Berbaris

Ia juga menyampaikan bahwa Komisi I akan terus mendorong pihak eksekutif agar segera memberikan kejelasan regulasi sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilkades yang bersih dan tertib.

Langkah audiensi tersebut menjadi bentuk nyata partisipasi aktif masyarakat sipil dalam mengawal proses demokrasi di tingkat desa.

Semangat kolaboratif antara warga dan wakil rakyat menunjukkan harapan kuat bahwa penyelenggaraan Pilkades di Sampang dapat berlangsung sesuai asas keadilan, keterbukaan, dan kepastian hukum. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Terduga pelaku berinisial MM pembobol toko. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Polsek Dungkek Bungkus Terduga Pelaku Pembobolan Toko di Gili Iyang

Selasa, 28 Jul 2026 - 11:35 WIB

FOTO: Pasangan batu tanpa mortar di sisi luar sebelah barat yang di kelolah P3A Plakaran Hijau Senin, (27/7). @by_News9.id

PERISTIWA

Aktivis Sampang Ragukan Kualitas Proyek Irigasi di Desa Plakaran

Selasa, 28 Jul 2026 - 09:00 WIB

FOTO: (ilustrasi) Video asusila siswi disalah satu MTs Negeri Sumenep. @by_News9.id

PERISTIWA

Video Asusila Siswi MTs Negeri Sumenep Viral

Selasa, 28 Jul 2026 - 06:00 WIB