Festival Ketupat 2025, Tradisi Meriah di Pantai Slopeng Siap Ramaikan Sumenep

- Penulis

Jumat, 28 Maret 2025 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Flayer Festival Ketupat 2025 oleh Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kabupaten Sumenep. @by_News9.id

Foto: Flayer Festival Ketupat 2025 oleh Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kabupaten Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) akan kembali menggelar Festival Ketupat 2025.

Berbeda dari tahun sebelumnya, festival kali ini akan diselenggarakan di Pantai Slopeng, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Festival Ketupat 2025 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 7 Maret 2025, mulai pukul 08.00 WIB.

Beragam kegiatan menarik telah dipersiapkan, termasuk Lomba Orong Ketupat, Tradisi Katopak Lobar, serta Lomba Menu Masakan Ketupat.

Tidak hanya itu, festival tersebut juga akan dimeriahkan oleh pertunjukan Musik Tong-tong Laskar Madhure, Tari Tradisional, dan Musik Dangdut Pamdas.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, menjelaskan bahwa Festival Ketupat sebelumnya telah dua tahun berturut-turut diselenggarakan di Pantai Lombang.

Namun, tahun ini lokasi dialihkan ke Pantai Slopeng sebagai bagian dari upaya memperkenalkan destinasi wisata tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kami ingin memberikan variasi lokasi festival agar masyarakat juga mengenal keindahan Pantai Slopeng. Ini juga bagian dari strategi promosi wisata Sumenep,” ujar Iksan, Jumat (28/3/2025).

Festival Ketupat merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk melestarikan budaya sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Sumenep.

“Dengan adanya acara ini, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan meningkat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal,” terang Iksan.

Salah satu acara yang paling dinantikan dalam festival tersebut adalah Lomba Orong Ketupat.

Baca Juga:  Karya Bakti Bersama, Babinsa Kraton dan Warga Bangun Talut Penahan Tanah di Dusun Sidodadi

Orong Ketupat merupakan tradisi khas Madura berupa arak-arakan ketupat yang dihiasi dengan berbagai ornamen unik dan menarik.

Setiap peserta dituntut untuk menampilkan kreativitas terbaik dalam menghias ketupat mereka.

Selain itu, Tradisi Katopak Lobar juga menjadi daya tarik tersendiri.

Baca Juga:  Kapolres Sumenep Bersama Forkopimda Panen Jagung Bersama di Desa Ellak Daya

Permainan rakyat khas Madura ini menggambarkan semangat gotong royong dan kekompakan masyarakat.

Katopak Lobar biasanya dimainkan secara berkelompok dengan penuh keceriaan.

Lomba Menu Masakan Ketupat juga tak kalah menarik.

Peserta akan berkompetisi dalam menciptakan hidangan berbahan dasar ketupat dengan inovasi rasa dan tampilan terbaik.

Penilaian dilakukan berdasarkan rasa, kreativitas, serta presentasi hidangan.

Pantai Slopeng dipilih sebagai lokasi festival tahun ini karena memiliki keindahan alam yang eksotis.

Dikenal dengan pasir putih berbentuk seperti gunung, pantai itu menjadi tempat yang sangat cocok untuk menyelenggarakan acara budaya dan wisata.

Baca Juga:  Ketua KNPI Sumenep Langgar Kesepakatan RAPIMPURDA

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap Festival Ketupat 2025 dapat menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Selain menjadi ajang hiburan, festival itu juga merupakan sarana edukasi bagi masyarakat mengenai budaya Madura.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumenep dan wisatawan untuk hadir dan meramaikan Festival Ketupat 2025. Mari bersama-sama menjaga dan melestarikan tradisi kita,” ajak Iksan.

Dengan beragam kegiatan menarik dan suguhan seni budaya khas Madura, Festival Ketupat 2025 di Pantai Slopeng diharapkan menjadi salah satu event terbaik tahun ini.

“Bagi pengunjung, ini adalah kesempatan emas untuk menikmati keindahan wisata sekaligus merasakan atmosfer budaya yang kental,” tutup Iksan. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

47 Petani Mengadu ke DPRD, Dugaan Intimidasi di Lahan Perhutani Jadi Sorotan
Disbudporapar Sumenep Siapkan Wisata Budaya hingga Pantai Eksotis Saat Libur Lebaran
Sengketa Pengelolaan Coban Sewu – Tumpak Sewu Kian Menguat, Celah Hukum UU Pemda dan Kepariwisataan Disorot
Pembangunan Pariwisata di Lumajang Sebagai Sektor Strategis Penggerak Ekonomi Daerah
Hukum Tumpul Dipolres Sumenep: Mafia BBM Sedot Solar Subsidi di SPBU 54.694.08 Milik BUMD Sumenep
Ranu Lading, Permata Tersembunyi Lumajang yang Tawarkan Keindahan
Promosikan Wisata Lokal, ISSITA Sumenep Konsisten Gaungkan Budaya Keris
150 Pemandu Wisata di Lumajang Berhasil Mendapatkan Sertifikasi Resmi dari BNSP
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:26 WIB

47 Petani Mengadu ke DPRD, Dugaan Intimidasi di Lahan Perhutani Jadi Sorotan

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:51 WIB

Disbudporapar Sumenep Siapkan Wisata Budaya hingga Pantai Eksotis Saat Libur Lebaran

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:30 WIB

Sengketa Pengelolaan Coban Sewu – Tumpak Sewu Kian Menguat, Celah Hukum UU Pemda dan Kepariwisataan Disorot

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:32 WIB

Pembangunan Pariwisata di Lumajang Sebagai Sektor Strategis Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:01 WIB

Hukum Tumpul Dipolres Sumenep: Mafia BBM Sedot Solar Subsidi di SPBU 54.694.08 Milik BUMD Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: KMP Mutiara Santosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep. @by_News9.id

PERISTIWA

KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar, 5 Tewas dan 41 Penumpang Hilang

Minggu, 2 Agu 2026 - 20:36 WIB

FOTO: (ilustrasi) Penangkapan maling yang kini menjadi sorotan publik maupun masyarakat Masalembu. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Sebut M Bukan Pelaku, Polsek Masalembu Didesak Buka Fakta

Minggu, 2 Agu 2026 - 16:40 WIB