BeritaPemerintahan

Kapolres Sumenep Tegaskan Larangan Bawa Senjata, Wujudkan Pilkada Aman dan Damai

281
×

Kapolres Sumenep Tegaskan Larangan Bawa Senjata, Wujudkan Pilkada Aman dan Damai

Sebarkan artikel ini
Foto: Kapolres Sumenep Madura Jawa Timur AKBP Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M., @by_News9.id
Foto: Kapolres Sumenep Madura Jawa Timur AKBP Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M., @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam, senjata api, bahan peledak, dan senjata lainnya yang tidak sesuai fungsi.

Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Pilkada Serentak 2024.

Imbauan tersebut telah disampaikan melalui berbagai kanal media sosial Humas Polres Sumenep.

Kapolres menegaskan bahwa membawa senjata tanpa izin merupakan pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam UU Darurat No. 12 Tahun 1951, dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau kurungan hingga 20 tahun.

“Beberapa desa di Kabupaten Sumenep kami kategorikan rawan. Menjelang Pilkada, potensi kerawanan seperti perselisihan, cekcok, hingga tindak kekerasan menjadi perhatian utama kami. Kita belajar dari pengalaman di wilayah lain, seperti Polres Sampang,” ujar AKBP Henri.

Polres Sumenep juga akan meningkatkan kewaspadaan melalui operasi razia untuk memastikan tidak ada warga yang membawa senjata ilegal.

“Akan ada personel yang disiagakan untuk memantau wilayah. Razia akan dilakukan secara berkala guna mencegah potensi penyalahgunaan senjata,” tambahnya.

Selain mengimbau, Kapolres Henri juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan.

“Kesuksesan Pilkada serentak 2024 adalah tanggung jawab bersama. Kami mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi jika ada potensi gangguan keamanan atau pelanggaran hukum,” tegasnya.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polres Sumenep untuk menciptakan pesta demokrasi yang damai dan tertib, sekaligus menjaga keselamatan seluruh warga. ***

Tinggalkan Balasan

2