Polemik Ijazah Arsan: Jejak Pendidikan yang Berliku dari MTs hingga PKBM

- Editorial Team

Kamis, 1 Mei 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Arsan, Kepala Desa Kangayan, (kanan) dan Du-Siam (kiri) diduga kuat terlibat dalam kasus ijazah palsu. @by_News9.id

Foto: Arsan, Kepala Desa Kangayan, (kanan) dan Du-Siam (kiri) diduga kuat terlibat dalam kasus ijazah palsu. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Polemik terkait dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Arsan, Kepala Desa Kangayan, Sumenep, Madura, kembali mencuat ke permukaan.

Sebelumnya, pemberitaan dari Matamaduranews.com menyebutkan bahwa Du-Siam tidak terlibat dalam kasus ijazah palsu yang menyeret nama Arsan, karena yang dipersoalkan adalah ijazah Kejar Paket.

Namun, jika ditelusuri lebih jauh ke tahun 2014, saat Arsan mencalonkan diri sebagai Kepala Desa, muncul pertanyaan penting.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Penghormatan terhadap Sejarah Perjuangan Buruh

Ijazah apa yang digunakan saat itu? Sebab, ijazah Paket C yang disebutkan baru muncul pada tahun 2019.

Pada saat pencalonan Kepala Desa tahun 2014, Arsan dikabarkan menggunakan ijazah Madrasah Tsanawiyah (MTS) yang diterbitkan oleh MTS Nurul Islam.

Dalam ijazah tersebut terdapat tanda tangan Dul-Siam, yang saat itu masih menjabat sebagai Kepala Sekolah di lembaga tersebut.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pelaku Rudapaksa Santriwati di Kepulauan Kangean 

Keanehan muncul ketika laporan yang semula menyebut ijazah MTS berubah menjadi ijazah PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat).

Hal itu menimbulkan kecurigaan dan berpotensi menjadi polemik besar, mengingat ijazah PKBM Paket B milik Arsan terdaftar dengan nomor NPSN resmi di Dapodik yang artinya bisa jadi ijazah tersebut sah dan diakui.

Lebih lanjut, dalam berita Matamaduranews.com juga disebutkan bahwa Arsan tidak pernah memiliki ijazah Paket C. Namun yang ada hanyalah ijazah Paket B yang diterbitkan oleh PKBM Madi Laut.

Baca Juga:  Solar Subsidi Kacau di SPBU 54.694.02, Antrean Panjang Jadi Bukti Pembiaran Pemkab Sumenep

Perubahan narasi dan dokumen yang menjadi dasar pelaporan itu perlu ditelusuri lebih lanjut agar tidak menyesatkan publik dan untuk menjamin keadilan hukum bagi semua pihak. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra (tengah), bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin (kanan), saat mengunjungi salah satu stand perusahaan. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Job Fair 2026 Sumenep Buka 3.141 Lowongan Kerja

Senin, 28 Sep 2026 - 09:19 WIB

FOTO: Rapat staf di lingkungan Diskominfo Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Kadis Kominfo Sumenep Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Senin, 28 Sep 2026 - 09:02 WIB