Tangisan Sang Kuda di Negeri yang Lupa

- Penulis

Jumat, 16 Mei 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (ilustrasi) Tangisan sang kuda yang kedinginan dan terlupakan,@by_News9.id

Foto: (ilustrasi) Tangisan sang kuda yang kedinginan dan terlupakan,@by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – “Sang Kuda yang Kedinginan” Hamparan tanah dan perbukitan Sumenep dahulu membuat sang kuda terbang riang, melintasi angkasa dengan bebas.

Ia menyaksikan hujan turun, menari-nari di udara sebelum diserap akar pepohonan dan bebatuan, lalu mengalir perlahan menuju samudra.

Sumekar, sang kuda terbang, juga menjadi saksi lahirnya tokoh-tokoh besar dalam sejarah bangsa.

Dari tangan dingin Arya Wiraraja, Majapahit bangkit dan menguasai hampir seperempat dunia.

Lebih dari satu abad lamanya, di bawah para pemimpin terdahulu, Sumekar tak pernah banjir seperti hari ini.

Tatanan ruang, penghijauan, dan sistem drainase dijaga rapi. Namun hari ini, sang kuda meringkuk kedinginan, menemani sang raja ketika air meluap dan membanjiri istana.

Baca Juga:  Wabup Apresiasi Bapenda, Sumenep Mantap Jadi Daerah Penggerak Digitalisasi

Ia hanya terdiam, bertanya dalam hati “Mengapa ini bisa terjadi?

Dengan lesu, sang kuda terbang menyaksikan pesta musik tontong dan arak-arakan kuda yang diperlombakan.

Di perbukitan, monyet-monyet berkeliaran kehilangan arah. Rumah pohon mereka ditebang, makanan mereka habis dibabat.

Baca Juga:  Akses Jalan Rusak Akibat Proyek Pengendali Banjir, Warga Tuntut Kontraktor Bertanggung Jawab

Mereka berlarian ke rumah warga, sekadar berteduh dan mencari makan di ladang pertanian.

Sang kuda hanya bisa pasrah. Ia mencoba melapor kepada sang raja, namun raja sibuk bernyanyi karaoke bersama para pembantunya. ***

 

Ellak Daya: Rabu, 14 Mei 2025

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia
Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?
Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026
Mewujudkan Amanat Konstitusi: Langkah Nyata dan Peran Gerakan
Pendidikan Inklusif Tidak Boleh Berhenti pada Regulasi
MBG: Malaikat Berjubah Gelap
Hidup Hemat, Fondasi Membentuk Keluarga dan Generasi Yang Bijak
Penjahat Bernama Prabowo
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Kecerdasan Buatan dan ‘kecerdasan’ Para Lansia di Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:26 WIB

Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:47 WIB

Mewujudkan Amanat Konstitusi: Langkah Nyata dan Peran Gerakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

Pendidikan Inklusif Tidak Boleh Berhenti pada Regulasi

Berita Terbaru

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB