Dari Paguyuban Menuju Industri: Saatnya Rokok Lokal Madura Bangkit Secara Legal

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Siswadi, Ketua Gerakan Anti Rokok Ilegal (GARI) Madura, Jawa Timur. @by_News9.id

FOTO: Siswadi, Ketua Gerakan Anti Rokok Ilegal (GARI) Madura, Jawa Timur. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Selama ini, bisnis rokok di Madura tumbuh subur dalam bentuk usaha kecil, berbasis komunitas atau paguyuban.

Namun ironisnya, sebagian besar berjalan di jalur gelap: tanpa izin industri, tanpa cukai, dan tanpa kepatuhan terhadap regulasi.

Ini bukan hanya melanggar hukum, tapi juga menempatkan para pelaku usaha lokal dalam bayang-bayang ketakutan dan kerugian jangka panjang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan Anti Rokok Ilegal (GARI) Madura, Jawa Timur menyerukan perubahan paradigma.

Baca Juga:  Pastikan Keamanan Pilkada 2024, Dandim dan Kapolres Lumajang Gelar Patroli Malam

Kami menekankan bahwa sudah waktunya para pelaku rokok lokal yang selama ini beroperasi dalam paguyuban informal melangkah menuju bentuk industri yang legal, terstruktur, dan profesional.

Madura punya potensi besar. Cengkeh dan tembakau khas Madura telah lama jadi kekuatan utama. Tapi potensi ini tak akan berkembang maksimal jika terus diselimuti praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.

Padahal, jika dilegalkan, industri rokok lokal Madura bisa menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan daerah, dan tentu saja membuka peluang ekspor ke luar Madura bahkan ke luar negeri.

Baca Juga:  Bangun Sinergi Babinsa Kalisemut Kawal Pembangunan Talud di Sumber Nah 

GARI bukan anti rakyat kecil. Justru sebaliknya, kami ingin rakyat kecil tumbuh besar melalui jalan yang benar. Karena itu, kami mendorong:

1. Pendidikan dan Pendampingan bagi paguyuban agar memahami proses legalisasi industri.

2. Kemudahan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) dan proses pengajuan pita cukai.

3. Kemitraan dengan BUMDes, koperasi, atau lembaga lokal untuk memperkuat tata kelola usaha.

Baca Juga:  Kapal Penyeberangan Pesawat III Kandas di Pelabuhan Tanjung

4. Dorongan pemerintah daerah dan pusat agar ada afirmasi khusus bagi pelaku rokok lokal Madura untuk naik kelas.

Melawan rokok ilegal bukan soal menghancurkan usaha rakyat, tapi soal mengarahkan ke jalan yang lebih aman, adil, dan bermasa depan. GARI percaya: industri rokok lokal Madura bisa maju asal mau berubah dan dilegalkan. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB