Hosriyani Desak Polres Sumenep Tangkap Pelaku Teror

- Redaktur

Kamis, 24 Juli 2025 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Hosriyani (kanan), didampingi kuasa hukumnya, Sulaisi Abdurrazaq (kiri), @by_News9.id

FOTO: Hosriyani (kanan), didampingi kuasa hukumnya, Sulaisi Abdurrazaq (kiri), @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Teror terhadap warga pelapor kasus perusakan pagar di Gili Iyang kembali terjadi.

Kali ini, rumah milik Hosriyani di Dusun Lembanah, Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek, dilempari batu oleh orang tak dikenal (OTK) pada Rabu dini hari, 23 Juli 2025.

Tak tinggal diam, Hosriyani didampingi kuasa hukumnya, Sulaisi Abdurrazaq, langsung melaporkan insiden tersebut ke Polres Sumenep pada sore harinya.

Laporan tercatat secara resmi dengan nomor: LP/B/353/VII/2025/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, pada pukul 16.00 WIB.

Insiden terjadi dua kali, sekitar pukul 00.30 dan 00.50 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, serangan itu menyebabkan keresahan mendalam di tengah keluarga Hosriyani.

“Ini jelas bukan sekadar teror fisik, tapi juga serangan psikologis terhadap pelapor yang sedang memperjuangkan keadilan,” ujar Sulaisi.

Hosriyani adalah pelapor utama dalam kasus perusakan pagar yang kini sedang ditangani Polres Sumenep.

Baca Juga:  Satgas TMMD ke-123 Kodim 0821/Lumajang Pasang Banner Penutupan di Dusun Tugu

Sebelumnya, empat tersangka telah ditangkap pada 17 Juli 2025 setelah kasus ini sempat mandek selama tujuh bulan di Polsek Dungkek.

Penangkapan tersebut diduga menjadi pemicu aksi teror yang belakangan muncul.

Baca Juga:  Polisi Periksa Dugaan Pelecehan Seksual di UNIBA Madura, Korban Dapat Tekanan

Hosriyani menduga kuat teror ini tak lepas dari keterlibatan jaringan mafia di wilayah tersebut.

“Saya curiga ada peran mafia sabu-sabu dan mafia solar ilegal yang selama ini mendominasi kehidupan sosial di pulau kecil seperti Gili Iyang. Mereka adalah loyalis para tersangka, bahkan sejak awal ikut memberi dukungan seolah-olah polisi berada di bawah kendali mereka,” ucapnya.

Dugaan itu diperkuat oleh temuan dua batu yang digunakan dalam pelemparan, yang disebut berasal dari lingkungan rumah salah satu tersangka.

Baca Juga:  Achmad Fauzi Siap Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Jalan di Giligenting

Melalui kuasa hukumnya, Hosriyani meminta jaminan perlindungan hukum dari pihak kepolisian, baik untuk dirinya maupun seluruh keluarganya.

Ia berharap aparat bertindak tegas terhadap pelaku teror dan mengungkap dalang di balik aksi tersebut.

“Kami minta Polres Sumenep bertindak berani. Kalau polisi takut pada mafia, lalu siapa lagi yang berani membekuk mereka?” ujar Sulaisi, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW APSI Jawa Timur, menutup pernyataannya dengan nada optimis. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HP Warga Diduga Masih Dikuasai Banit Reskrim Polsek Masalembu
Polresta Sumenep Bongkar Kasus Narkoba, 7 Tersangka Diciduk dan 55,5 Gram Sabu Disita
Kasus Penganiayaan Oknum Pegawai DPUTR Sumenep Masuk Penyidikan
Truk Tua Berujung Perkara, Polisi Tetapkan Dua Warga Jember sebagai Tersangka
Perkara Dugaan Penganiayaan di Wiyung Surabaya Direstorative Justice
Pelarian Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Berakhir di Grobogan, Dua Pelaku Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Makelar di Lumajang Berulah! Uang Muka Dibayar, Motor Tak Kunjung Diantar
Daftar Kriminalitas Meningkat, Aktivis Kepulauan Desak Aparat dan Camat Arjasa Bertindak
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:23 WIB

HP Warga Diduga Masih Dikuasai Banit Reskrim Polsek Masalembu

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Polresta Sumenep Bongkar Kasus Narkoba, 7 Tersangka Diciduk dan 55,5 Gram Sabu Disita

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:58 WIB

Kasus Penganiayaan Oknum Pegawai DPUTR Sumenep Masuk Penyidikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:56 WIB

Truk Tua Berujung Perkara, Polisi Tetapkan Dua Warga Jember sebagai Tersangka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Perkara Dugaan Penganiayaan di Wiyung Surabaya Direstorative Justice

Berita Terbaru